Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Showing posts with label Aplikasi. Show all posts
Showing posts with label Aplikasi. Show all posts

Saturday, September 24, 2011

Pengembang Aplikasi Android Beradu Karya

Kompetisi ini diikuti 20 peserta yang dikualifikasi lebih dari 100 calon peserta.

Aplikasi perekam suara di Android (symantec.com)

VIVAnews -
Pengguna Android di Indonesia berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data dari Gfk Juli 2011, total pangsa pasar Android untuk smart handled dan tablet mencapai sekitar 179.000 unit per bulan atau seperempat dari total smartphone dan feature phone. Tren pasar Android juga meningkat dari 8 persen pada kuartal I menjadi 16 persen pada kuartal II-2011.

Perkembangan positif ini membuka kesempatan bagi para pengembang aplikasi Indonesia untuk dapat berkarya. Untuk itu, Acer menyelenggarakan Acer HackDay, sebuah even untuk para pengembang aplikasi guna menciptakan berbagai prototype yang mampu bekerja dengan baik dan berbasis sistem operasi Android Honeycomb.

“Acer berkomitmen mengembangkan komunitas kreatif dalam negeri dan membudayakan inovasi pada sektor ini,” ujar Country Manager, President Director PT Acer Indonesia, Jason Lim, di Jakarta, Jumat, 23 September 2011.

Andoid Honeycomb merupakan sebuah versi dari platform berbasis Android yang dioptimalkan untuk perangkat dengan layar yang lebih besar, terutama tablet. Android memperkenalkan tampilannya yang paling baru, dengan desain virtual ‘holographic’ yang juga elegan dan fokus pada interaksi konten. Sementara itu, Acer Iconia merupakan PC pertama yang mengadopsi sistem operasi ini.

Meski kompetisi lokal, hasil karya para peserta akan ditaruh di Android Market. “Karya mereka ditaruh di sana, jadi terserah di sana, bisa jadi digunakan luar negeri,” kata Head of Marketing Communications Acer Indonesia, Helmy Anam di sela kompetisi Acer Honeycomb.

Helmy menambahkan, tujuan kompetisi ini untuk mencari bakat baru dalam pengembangan aplikasi Android Honeycomb. Lantas, apakah tindak lanjutnya nanti?

Dia menekankan, fokusnya saat ini menumbuhkan potensi dulu, untuk selanjutnya, pihaknya belum berpikir sejauh itu. “Kami mau lihat ini dulu lah, kami tidak membatasi,” tambahnya.

Segmen yang dikompetisikan adalah segmen entertainment. Target Acer dari kompetisi ini adalah menghilangkan hambatan dalam penggunaan komputer atau PC, terlebih lagi saat momentum meledaknya sosial media.

Kompetisi ini diikuti oleh 20 peserta yang sebelumnya dikualifikasi lebih dari 100 calon peserta. Peserta diberi waktu 24 jam untuk menciptakan aplikasi yang paling terbaik. Program ini merupakan bagian dari tanggungjawab perusahaan Acer untuk memfasilitasi komunitas online. Sebelumnya, Acer sudah melakukan kompetisi teknologi untuk kalangan guru. (art)



• VIVAnews
READ MORE - Pengembang Aplikasi Android Beradu Karya

Tuesday, September 20, 2011

Andal Software Rengkuh Kampus untuk Buat Aplikasi

detail berita
Pihak Binus Center ketika mempresentasikan program CPP

JAKARTA - Andal Software, salah satu perusahaan layanan software untuk enterprise, dalam rangka mengedukasi kalangan pelajar dalam mengembangkan aplikasi sendiri, mulai menarik pihak kampus untuk penerapannya.

Adalah Binus Center yang dipilih oleh Andal Software dalam rangka kerjasama program pelatihan yang bernama Certified Professional Program (CPP) ini.

"Dengan semakin berkembangnya e-commerce, maka semakin banyak pula web programmer yang dibutuhkan. Bersama dengan ini, Binus Center meluncurkan program pelatihan bernama Certiifed Professional Program: Web Programmer," ujar Gintoro, Direktur Binus Center, di Jakarta, Selasa (20/9/2011).

Untuk program CPP ini, Binus Center bekerjasama dengan Andal Software. "Untuk tenaga pengajar tetap dari Binus, namun untuk materi serta beberapa software yang dipakai dari Andal," jelas Indra Sosrodjojo, Direktur Andal Software.

Gintoro menjelaskan bahwa program pelatihan CPP akan berlangsung selama enam bulan, untuk belajar mengembangkan sistem aplikasi sendiri. "Setelah enam bulan para siswa jebolan pelatihan ini akan mampu membuat software/aplikasi sendiri. Apabila tidak memiliki dana, maka kami juga bekerjasama dengan beberapa venture capital, yang mungkin dapat membantu," paparnya.

Saat ini sudah ada 24 peserta yang mengikuti program pelatihan CPP, tapi Binus Center berusaha untuk terus menambahnya. "Sampai akhir tahun kami menargetkan bisa memiliki sekira 30 sampai 35 peserta," kata Gintoro.

Pelatihan Certified Professional Program (CPP) juga terbuka bagi pihak di luar Binus. "Perbedaan layanan mungkin hanya seputar biaya, yang mana berbeda Rp500 ribuan," ungkap Gintoro.

Dari pihak Andal Software mengatakan bahwa kerjasama ini belum ada tenggat waktunya. "Tidak ada jangka waktu untuk kerjasama ini. Begitu pula untuk dana investasinya. Ini hanya bersifat kerjasama untuk edukasi saja," ujar Indra.

Kurikulum di pelatihan CPP antara lain adalah menggunakan aplikasi-aplikasi populer untuk industri, mendapat web domain sendiri, bisa magang di dunia industri, mendapat bimbingan intensif, dan mendapat sertifikasi dari Binus Center serta Adobe.(ATA)


• Okezone
READ MORE - Andal Software Rengkuh Kampus untuk Buat Aplikasi

Thursday, September 15, 2011

Software Ini Mampu Olah Ribuan Data Dokumen

Software FlexiCapture 10 ini juga sudah digunakan Polri dan Kemenpan dalam olah data.

Ilustrasi Penyimpanan Dokumen (sharepointedutech.com)

VIVAnews - Selama ini input data dalam jumlah besar secara otomatis menjadi masalah dalam pekerjaan administrasi dan dokumentasi, baik itu perusahaan atau lembaga. Untuk itu, biasanya dibutuhkan sebuah software untuk mempermudah input alat bantu dokumentasi dan administrasi ini.

Namun, software FlexiCapture 10 mampu melakukan pemisahan dokumen, klasifikasi dan pengambilan data secara otomatis, dengan bantuan piranti scanner atau kamera. FlexiCapture 10 merupakan software yang dikembangkan ABBYY, perusahaan berbasis di Moskow, Rusia, yang selama ini mengembangkan software untuk document recognition (pengenal data), document capture (penangkap dokumen), dan teknologi linguistik.

Input data yang bisa dilayani misalnya kumpulan kuesioner kepuasan pelanggan, data pelanggan, survey produk, lembar ujian atau pengumpulan data dokumen yang bentuknya seragam.

Solusi yang ditawarkan Flexicapture 10 adalah klasifikasi, pemisahan, dan pengambilan data dari sekelompok dokumen yang terdiri dari komponen teknologi Optical Character Recognition (OCR), Intelligent Character Recognition (ICR), Barcode Recognition, dan Optical Mark Recognition (OMR).

OCR merupakan teknologi yang mampu mengenali huruf cetak mesin (printer/mesin ketik), ICR mampu mengenali huruf cetak tulisan tangan, Barcode Recognition mampu mengenali huruf barcode, dan OMR mampu kenali input pilihan ganda dalam suatu teks.

“Produk ini dikembangkan untuk menghemat waktu sebuah perusahaan dalam memproses data, komunikasi serta mengurangi biaya input data,” ujar Sales dan Marketing Manager ABBYY 3A Rusia, Anna Budanova di Jakarta, 15 September 2011.

Sistem ini berjalan dengan proses scan dokumen, setelah itu dokumen dipisah sesuai kategori masing-masing dokumen. Misalnya dokumen faktur pajak, invoice, CV, kemudian diklasifikasi. Setelah terpisah, dokumen dikenali melalui kategori OCR, ICR, Barcode, maupun OMR.

Setelah mampu dikenali, kemudian data diverifikasi sebelum diekspor ke berbagai sistem penyimpanan dokumen, dengan tetap memproteksi dokumen asli. Sistem juga dilengkapi dengan intelegent tool untuk pengoperasian jarak jauh dan kemudahan berintegrasi dengan sistem proses dan aplikasi bisnis

“Teknologi ini mampu menangani input data sampai jutaan lembar dokumen dengan cepat dan akurat,” ujar Direktur PT. Prisma Teknologi Informatika Indonesia, Feri santoso.

Sebagai gambaran, ABBYY sudah diterapkan untuk input data 8.000 lembar perhari serta menyimpan 6.000 lembar perhari.

Apakah teknologi ini akan sia-sia dengan perkembangan input data yang berbasis digital?

Feri meyakinkan bahwa sebenarnya sistem yang dikenalkan ABBYY justru sangat lengkap. Ia menambahkan meski input data secara digital sudah menggejala, namun data fisik tetap diperlukan.

“Misalnya Bank meski sudah digital, tapi tetap mereka akan print dokumen data untuk keperluan legalitas, jadi ABBYY tidak merasa tersaingi. Justru aspek lebih legalitas lebih terjaga,” ujarnya.

Laporan Polisi

Di Indonesia, Flexicapture sudah diterapkan di Polri untuk laporan kepolisian. Kemeterian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi juga sudah memakai sistem ini untuk survey agrikultur. Di Rusia sudah digunakan untuk input data ujian nasional. Di Saudi Arabia untuk sensus. Di Kolombia untuk input data pajak.

Untuk mendapatkan teknologi ini, anda harus membeli lisensinya dengan ketentuan menddapatkan kuota tertentu dalam setahun. “Sesuai kebutuhan, harga dimulai dari US$2.000 dengan kuota 100 Ribu lembar pertahun,” ujarnya. Tergantung kompleksitas data, dan jumlah data yang akan diinput.

Untuk keamanan dokumen, ABBYY memakai sistem operasi Microsoft. “Tergantung perangkat PC nya, jika bersih otomatis aman,” tambahnya.

ABBYY mentargetkan klien 80 organisasi pertahun. Untuk saat ini klien ABBYY sudah mencapai 100 organisasi lintas sektoral.

Teknologi ini cocok untuk organisasi pemerintah, lembaga finansial, asuransi, transportasi, perusahaan riset, kesehatan. Secara umum teknologi ini sangat tepat untuk organisasi perusahaan yang memiliki sumber daya terbatas untuk melakukan input data. (ren)



• VIVAnews
READ MORE - Software Ini Mampu Olah Ribuan Data Dokumen

Wednesday, September 14, 2011

Mau Coba Windows 8? Unduh di Sini

MICROSOFT-Tampilan muka Windows 8.

KOMPAS.com - Microsoft telah merilis Windows 8 dalam konferensi BUILD yang digelar di Anaheim, California, Selasa (13/9/2011). Windows 8 yang diperkenalkan memang baru versi bagi para pengembang atau disebut developer preview.

Namun demikian, bukan berarti Anda tak bisa mencobanya. Semua orang dapat mencobanya gratis dengan mengunduh dari situs yang telah disediakan Microsoft. Ada tiga versi yang disediakan masing-masing dua untuk sistem 64 bit dan satu untuk 32 bit. Berikut tiga versi yang disediakan berikut link untuk mengunduh masing-masing versi.

- Windows Developer Preview English, 32-bit (x86) - Windows Developer Preview English, 64-bit (x64) - Windows Developer Preview with developer tools English, 64-bit (x64)

Ukuran file dari masing-masing pilihan di atas bervariasi, mulai dari 2,8 GB untuk yang paling atas, 3,6 GB untuk yang tengah dan 4,8 GB untuk yang paling bawah. Seperti yang dinyatakan oleh Microsoft, Windows 8 versi developer preview ini belum final sehingga setelah selesai mengunduh, Anda harus menyimpannya di CD atau flashdisk.

Jika memilih versi dengan "developer tools", pengguna hanya bisa melakukan clean install. Namun, jika Anda memilih yang lain, Anda bisa melakukan upgrade dari Windows XP, Windows Vista, atau Windows 7.

Sebelum mengunduh, Anda harus benar-benar memahami bahwa sistem operasi ini belum final sehingga masih ada kekurangan di sana sini. Anda juga perlu memastikan bahwa perangkat keras yang dimiliki mendukung Windows 8. Microsoft menyatakan bahwa semua perangkat yang mendukung Windows Vista dan Windows 7 bisa mendukung Windows 8.

Untuk Windows 8 x86 (32 bit) spesifikasi minimal adalah prosesor 1 GHz, Ram 1 GB dan kapasitas penyimpanan 16 GB. Sementara untuk x64 (64 bit), Anda membutuhkan prosesor 1 GHz, RAM 2 GB dan kapasitas penyimpanan 20 GB. Tak peduli pilihan yang akan diunduh, anda butuh DirectX 9 compliant GPU dengan WDDM 1.0 atau driver lebih tinggi.


• KOMPAS
READ MORE - Mau Coba Windows 8? Unduh di Sini

Waktu "Booting" Windows 8 Hanya 8 Detik

MICROSOFT-Windows 8 dirancang bisa digunakan untuk tablet, notebook, dan PC sekaligus.

KOMPAS.com - Salah satu kelebihan yang diusung oleh Windows 8, sistem operasi terbaru Microsoft yang diluncurkan di konferensi BUILD, di Anaheim, California, AS, Selasa (13/8/2011) ialah waktu booting yang super cepat. Seperti dilansir Techradar hari ini, kecepatan booting Windows 8 lebih cepat dari waktu yang dibutuhkan monitor untuk menyala.

"Ini hampir lebih cepat dari kecepatan monitor untuk menyala dan kadang lebih cepat dari waktu yang dibutuhkan fan untuk menyala," kata Michael Anguilo, kepala ekosistem Windows 8 Microsoft. Anguilo menambahkan, tak ada lagi flashing layar BIOS. "Tak ada karakter aneh yang terlihat. Ini akan langsung ke layar mula," ujarnya.

Situs Crazyengineer dalam laporannya menyebutkan bahwa Windows 8 hanya butuh waktu 8 detik untuk booting. Kecepatan booting ini merupakan hasil dari teknik "hibernasi" yang dikembangkan Microsoft. Teknik ini memungkinkan Windows 8 untuk menyimpan data aplikasi yang pernah dibuka dan dokumen yang tak tersimpan sehingga booting lebih cepat.

Teknik "hibernasi" yang diaplikasikan bukan "hibernasi" total. Dalam arti, Windows 8 tidak menyimpan seluruh running application namun hanya sesi inti. Ini membantu sistem operasi sehingga tidak harus membangun seluruh data penggunaan pada sesi sebelumnya dan demikian lebih hemat waktu. Video di bawah bisa menggambarkan kecepatan booting Windows 8.

Booting yang super cepat menjadi salah satu pengalaman menyenangkan menggunakan Windows 8. Lebih lagi, ketika layar mula telah terbuka, Windows 8 juga menjanjikan tampilan yang segar, menu yang disusun rapi dengan desain Metro. Akses ke jejaring sosial juga bisa langsung dilakukan di layar mula.

Pengalaman yang berbeda juga diberikan Windows 8 ketika pengguna log on. Untuk log on, pengguna bisa melakukan dengan berbagai cara, mulai dari memasukkan password konvensional maupun PIN terdiri dari 4 karakter. Ada juga Password Gambar, di mana pada device layar sentuh, pengguna cukup mengusap foto tersebut dengan cara tertentu untuk log on.

Soal booting sendiri, bukan hanya kecepatan yang dijanjikan, tetapi juga aman. Windows 8 dilengkapi dengan Secure Boot yang bekerja dengan BIOS berbasis UEFI sehingga bisa melindungi PC dari malware saat booting. Dengan ini, Windows 8 menjanjikan keamanan sejak sebuah PC, notebook, ataupun tablet dinyalakan.


• KOMPAS


8 Kelebihan Windows 8

Jakarta
- Windows 8 membawa sejumlah perubahan dibanding sistem operasi Microsoft generasi terdahulu. Apa saja kelebihannya ketimbang Windows 7? Berikut 8 di antaranya seperti detikINET kutip dari TechRadar, Rabu (14/9/2011):

1. Dioptimalisasi untuk layar sentuh

Windows 7 memang support layar sentuh, namun tidak optimal dari sisi desain dan kemudahan pengoperasian. Berbeda dengan Windows 8, interfacenya yang dijuluki sebagai Metro benar-benar dioptimalkan untuk sentuhan dengan wujud ala interface Windows Phone.

2. Mendukung chip ARM

Windows 8 mendukung perangkat yang memakai infrastruktur chip ARM. Hal ini diharapkan memperluas jangkauan Windows 8 di arena tablet, mengingat kebanyakan tablet yang beredar saat ini memakai chip ARM.

3. Toko aplikasi Windows Store

Windows 8 akan memiliki toko aplikasi sendiri yang dinamakan Windows Store. Windows Store menyediakan berbagai aplikasi yang dioptimalkan untuk Windows 8.

4. Mendukung NFC (Near Field Communications)

Windows 8 akan mendukung NFC, sebuah teknologi yang kegunaanya antara lain untuk transaksi keuangan digital. Tablet yang memakai Windows 8 pun kemungkinan besar akan otomatis menyertakan fitur ini.

5. Waktu boot yang singkat

Boot Windows 8 dalam demonya hanya berlangsung dalam 8 detik. Sebuah waktu yang jauh lebih singkat dibanding booting di Windows versi sebelumnya.

6. Internet Explorer 10

Internet Explorer 10 dijanjikan membawa perubahan besar ketimbang versi IE terdahulu. Browser ini diklaim sangat ramah digunakan baik dalam tablet maupun PC.

7. Sekuriti lebih baik

Windows 8 dikatakan akan memiliki fitur sekuriti lebih baik untuk menghadang serangan cyber. Di antaranya fitur Windows Defender lebih ditingkatkan kemampuannya di OS ini.

8. Windows 8 tidak membutuhkan upgrade PC

Microsoft menyatakan komputer yang bisa menjalankan Windows 7 dapat pula menjalankan Windows 8 sehingga user tak perlu upgrade PC. Menurut Microsoft, prosesor Intel Atom dan RAM 1 GB sudah cukup untuk menjalankan OS ini
( fyk / ash )


• detikInet
READ MORE - Waktu "Booting" Windows 8 Hanya 8 Detik

Sunday, September 4, 2011

Kompetisi HERO, Cari Aplikasi Kesehatan Terbaik

JAKARTA, KOMPAS.com -  Kompetisi bertajuk "HERO" (Health Enterprise/Entrepreneur Revolution Officer) akan diselenggarakan guna mencari ide aplikasi kesehatan terbaik untuk telepon genggam dari para pengembang app di seluruh Indonesia. Program ini di persembahkan oleh BH Mobile, disponsori oleh Borderless Healthcare Group Inc, serta didukung penuh oleh Institut Teknologi Bandung dan Bandung High Tech Valley.

Pemenang dari kompetisi HERO akan diundang untuk menerima penghargaa HERO Award di Singapura pada tanggal 11 Oktober 2011, bersamaan dengan peresmian dan penyelenggaraan Borderless Healthcare Forum. Forum ini akan menampilkan berbagai aktifitas online dan offline selama seminggu, yang diikuti oleh berbagai tokoh dalam bidang kesehatan TMT (Technology, Media, Telecommunication) dan ruang investasi di dunia.

"HERO" Award akan memberikan dana kepada pemenang sejumlah 25.000 dollar AS dalam program inkubasi mHealth yang dibimbing oleh tim ahli global dari berbagai bidang termasuk dokter-dokter ternama, kounsel hukum medis, praktisi bank investasi, tokoh telekomunikasi, dan masih banyak lagi. Berbagai kesempatan untuk berinvestasi juga akan diadakan untuk pemenang setelah pengembangan pilot terhadap app terkait dilaksanakan dan meraih sukses di pasaran.

Para pengembang aplikasi mobile di seluruh Indonesia kini dapat mendaftar untuk berpartisipasi dalam kompetisi HERO di http://www.borderlesshealthcare.com/heroaward dengan menyertakan deskripsi detil ide konsep aplikasi kesehatan tersebut dalam format pdf, tidak lebih dari 800 kata. Paling lambat pengiriman konsep aplikasi pada tanggal 23 September 2011. Pemenangnya akan mendapatkan penghargaan HERO Award yang akan diumumkan bersamaan pada acara Borderless Healthcare Forum pada tanggal 11 Oktober 2011 di Singapura.



• KOMPAS
READ MORE - Kompetisi HERO, Cari Aplikasi Kesehatan Terbaik

Saturday, August 27, 2011

Inilah Aplikasi Pendamping Mudik

Google Map 5.0 (Foto: Engadget)



TEMPO Interaktif
, Jakarta - Bagi pengguna kendaraan pribadi, informasi tentang keadaan arus lalu lintas amat penting untuk kelancaran perjalanan saat mudik. Ada banyak layanan yang menyediakan informasi lalu lintas, seperti media cetak, televisi, radio, dan media online.

Selain saluran informasi tersebut, ada baiknya Anda juga mengakses info mudik yang terdapat pada jejaring sosial, seperti Facebook atau Twitter.



Kelebihan info mudik dari media sosial ini adalah Anda bisa berbagi informasi satu dengan yang lain sembari menanyakan arus lalu lintas di daerah tertentu. Sifatnya interaktif.



Jika ada anggota jejaring sosial itu yang kebetulan tahu atau berada di tempat yang Anda tanyakan, informasi yang Anda butuhkan segera mengalir.



Selain itu, ada pula beragam aplikasi yang menyuguhkan informasi rumah makan sampai bengkel terdekat dari lokasi Anda. Tapi sebelum menggunakan aplikasi ini, pastikan pulsa telepon Anda mencukupi untuk mengakses atau mengunduh.



Info Mudik dan Balik Lebaran 2011




Untuk bisa membaca dan berbagi info arus mudik, Anda harus mengirimkan permintaan untuk bergabung dengan grup ini. Grup ini sudah dibentuk sejak 2009. Saat ini anggotanya lebih dari 3.523 orang.



Dengan anggota yang banyak, ada banyak pula informasi yang bisa diperoleh. Selain itu, Anda bisa juga mengetahui keadaan terkini di titik-titik ruas jalan tertentu dari kiriman foto yang dikirim anggota grup.



Anda juga bisa meminta bantuan informasi tentang arus lalu lintas di daerah atau jalan yang akan dilalui. Beberapa pertanyaan lain juga bisa diajukan di dalam grup ini, misalnya jarak tempuh dan jalur mana yang lancar.



Facebook: RTTMC.DitjenHubdat – Twitter: @infomudikllaj



Ini adalah akun Facebook dan Twitter milik Road Transport and Traffic Management Center Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Anda tinggal mengklik “like” atau “follow” untuk bisa memperoleh dan berbagi informasi di akun ini.



Dengan dukungan CCTV, informasi yang disampaikan Rttmc Hubdat cepat diperbarui. Banyak titik-titik ruas jalan yang dipantau lewat CCTV, yang setiap saat akan diinformasikan kepada para pengguna jalan.



=> Facebook: Pantau Mudik, Twitter: @pantaumudik



Akun Facebook dan Twitter Pantau Mudik cukup aktif dalam memberikan pantauan arus lalu lintas. Informasi yang disampaikan juga selalu diperbarui. Informasi yang disampaikan tidak saja sekadar pantauan arus lalu lintas, tapi juga informasi pendukung mudik lainnya, seperti tempat-tempat memperoleh peta digital jalur mudik.



Twitter: @NTMCLantasPolri



Akun ini milik Korps Lalu Lintas Kepolisian RI. Oleh karena itu, jangkauannya mencakup seluruh Indonesia. Dengan mengikuti akun ini, Anda akan bisa mendapat update informasi keadaan cuaca dan arus lalu lintas, mulai dari Nagrek, Gadog, Cikampek, Puncak, hingga situasi arus lalu lintas di Jalan Malioboro Yogyakarta.



Google Maps



Layanan panduan peta ini sudah bisa diunduh untuk semua jenis ponsel pintar. Google Maps mampu memberikan rincian kawasan atau daerah yang ingin kita tuju, cukup dengan mengetik daerah yang ingin kita lewati.



Panduan peta dari Google ini juga bisa memberikan arahan rute mana saja yang harus kita lalui, dari tempat kita berada dengan titik tujuan yang ingin kita tuju. Google Maps juga sudah dilengkapi dengan lokasi-lokasi point of interest, seperti hotel, rumah makan, dan SPBU.



HONDA iMobili



HONDA iMobili adalah aplikasi BlackBerry yang memberikan informasi layanan Honda. Di dalam aplikasi tersebut, terdapat Honda Intelligent Mobility System in-Hand yang memberikan informasi layanan produk Honda plus navigasi GPS untuk mengetahui lokasi dealer Honda terdekat. Aplikasi BlackBerry HONDA iMobili dapat di download di http://iMobili.hondaisme.com



Indonesia Toll View



Aplikasi ini tersedia di Android Market. Layanan ini merupakan shortcut ke website Jasmarga yang memberikan informasi tentang jalan tol.



Menoo!



Aplikasi kuliner Menoo! memberikan panduan dalam pencarian berbagai menu masakan. Pemudik bisa mengakses informasi di Menoo! melalui perangkat ponsel cerdas, seperti BlackBerry, iPhone, dan ponsel Android.



Menoo! bisa diunduh di www.mymenoo.com secara gratis. Terdapat 260 ribu tempat makan dan lebih dari 2 juta menu yang tersebar di seluruh Indonesia, Singapura, Thailand, Amerika, dan akan menyusul Jepang.[IQBAL MUHTAROM]





• TEMPOInteraktif

READ MORE - Inilah Aplikasi Pendamping Mudik

Thursday, August 25, 2011

Kalangan Akademik Fokus pada Aplikasi Lokal

Sudah banyak produk yang berasal dari skill mahasiswa lokal yang dipakai oleh provider.



Pengembang aplikasi lokal kini disediakan wadah khusus (mobile.yahoo.com)



VIVAnews
- Tren industri aplikasi dan konten saat ini sedang mengalami pertumbuhan yang tinggi. Dunia pendidikan, sebagai salah satu komponen di masyarakat, dituntut untuk merespon kondisi tersebut.

Menanggapi perkembangan yang terjadi, institusi pendidikan seperti Binus University berkomitmen untuk mengembangkan konten serta aplikasi berbasis lokal.



“Kalau kita mau bersaing, kita harus masuk ke industri aplikasi dan konten,” kata Harjanto Prabowo, Rektor Binus University, di Jakarta, 25 Agustus 2011.



Harjanto menyebutkan, pihaknya paham bahwa konten lokal di Tanah Air harus diperkuat, dan itu sejalan dengan apa yang sedang mereka kembangkan di kampus.



“Saat ini kita terus mengembangkan konten lokal. Misalnya seperti konten animasi film seri Majapahit, yang sekarang sudah ada trailernya,” kata Harjanto.



Selain konten tersebut, Harjanto menyebutkan, pihaknya juga tengah mengembangkan aplikasi desain batik untuk iklan, aplikasi bisnis, aplikasi UKM, serta aplikasi untuk rumah sakit.



“Untuk lebih mengembangkan konten dan aplikasi lokal, kampus sudah menjalin kerjasama dengan beberapa operator seluler seperti Indosat dan Telkomsel,” kata Harjanto. “Bentuk kerjasamanya, mahasiswa memproduksi konten dan kemudian diaplikasikan ke dalam layanan operator tersebut,” ucapnya.



Haryanto mengklaim, sudah banyak produk yang berasal dari skill mahasiswa lokal yang dipakai oleh provider. “Dari kami saja, ada sekitar 100 konten yang dipakai,” tambahnya.



Di tengah berbagai tumbuhnya konten-konten, Harjanto sepakat bila konten lokal perlu terus dikembangkan, khususnya untuk meningkatkan daya saing. “Ini zaman konten, kita terus mengembangkan serta mengangkat konten lokal,” tuturnya.





• VIVAnews

READ MORE - Kalangan Akademik Fokus pada Aplikasi Lokal

Sunday, August 21, 2011

Software Gratis untuk Pengusaha Kecil

Kasir kelontong bisa memanfaatkan program berbasis Web ini lewat komputer atau ponselnya.



Seorang kasir menggunakan laptop (VIVAnews/Tri Saputro)



VIVAnews -
Sektor riil dan usaha kecil menengah merupakan ujung tombak perekonomian nasional dengan penyerapan tenaga kerja yang lebih dari 90 persen, serta sumbangan sekitar 61 persen dari total produk domestik bruto Indonesia.

Untuk membantu sektor di bidang teknologi, pengembang distro Linux tanah air, RimbaLinux, meluncurkan sebuah software gratis untuk kasir, yang dipersembahkan secara gratis kepada para pengusaha kecil, bertepatan dengan momentum kemerdekaan Indonesia.

Software bernama AhadPOS itu diharapkan bakal membantu UKM untuk mengatasi kendala terbesar mereka dalam proses penjualan dan memonitor stok barang (inventory control).

"Pekerjaan mengontrol stok cukup memakan waktu dan implementasinya secara manual sangat rentan terhadap kesalahan." ujar Harry Sufehmi dari RimbaLinux, melalui rilis resminya.

Di pasaran, memang sudah banyak beredar berbagai sistem POS (Point of Sales) lain untuk kasir toko. Namun, menurut Harry, software POS tersebut biasanya harganya mahal, fiturnya kurang lengkap, tak bisa dikembangkan, dan kurang reliabel.

Dengan AhadPOS, seorang kasir kelontong bisa memanfaatkan program berbasis Web ini melalui komputer, laptop, tablet, maupun ponsel pintar (smartphone), semuanya secara gratis.Software tersebut bisa diunduh di sini.

Selain itu, RimbaLinux juga menyediakan software AhadPOS yang telah dibundel sebagai Virtual Machine (VM), sehingga setelah mengunduhnya, software ini bisa langsung dijalankan tanpa perlu melakukan setup Apache/ MySQL/ PHP lagi. Versi ini bisa diunduh di sini. (sj)

• VIVAnews

READ MORE - Software Gratis untuk Pengusaha Kecil

Wednesday, August 10, 2011

Square Enix Berminat Terbitkan Karya Studio Indonesia

Takashi Tokita (tengah berkaca mata) produser game Final Fantasy dari Square Enix usai memberikan kuliah umum di ITB, Selasa (9/8/2011).

BANDUNG, KOMPAS.com - Produsen video game dari Jepang, Square Enix, menyatakan kesiapannya untuk menerbitkan permainan mobile buatan studio dari Indonesia. Peluang tersebut bisa menjadi kesempatan berharga dalam mendapatkan pengakuan internasional terhadap industri video game di Indonesia.

Bekerja sama dengan Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi (MIKTI), Square Enix menggelar kompetisi ide permainan untuk studio di Indonesia. Dari sekitar 200 peserta, 3 judul akan dipilih dan diedarkan di Indonesia. Bukan tidak mungkin, judul tersebut bisa diedarkan di luar negeri bila mendapat respon yang positif.

"Indonesia khusus dipilih oleh Square Enix karena populasinya yang besar dan didominasi oleh kalangan yang melek dengan ponsel pintar," kata Senior Manager Business Development Square Enix, Sachiko Takahashi, Selasa (9/8/2011).

Square Enix dikenal di Indonesia sebagai produsen permainan untuk konsol dengan seri Final Fantasy maupun Dragon Quest. Dari dua jenis seri itu saja sudah hampir terjual 300 juta keping secara internasional. Takahashi menegaskan bahwa pihaknya sebetulnya juga memproduksi permainan untuk mobile meski baru difokuskan di Jepang yang didukung oleh budayanya permainan mobile.

Takahashi menjelaskan, dia tertarik mengembangkan permainan mobile di Indonesia karena kondisinya hampir sama dengan di Jepang. Selain lebih murah biaya produksinya, permainan mobile lebih terjangkau oleh masyarakat Indonesia yang melek teknologi ponsel. Menurut data Admob Mobile Metrics Report 2010, setidaknya terdapat 180 juta pengguna telepon dari total populasi Indonesia sebesar 230 juta orang.

Menurut Bullitt Sesariza dari MIKTI, kompetisi ini mempertandingkan konsep permainan mobile dengan sistem operasi Android minimal versi 2.1 untuk ukuran layar 4-11 inchi dan memiliki elemen sosial. Dia menyebut faktor elemen sosial adalah untuk membuat permainan itu tidak dinikmati secara soliter melainkan bersama-sama.

Takashi Tokita, Senior Manager Mobile Business Division Square Enix, mengungkapkan bahwa Square Enix ingin menghadirkan permainan di Indonesia dengan konten yang dihasilkan studio asal Indonesia. Saat ini pihaknya baru saja meluncurkan permainan untuk mobile yakni Final Fantasy Legends dengan konten yang bisa diunduh secara berkala.

"Indonesia sudah lama menikmati permainan dari Jepang sehingga kami berkesimpulan selera dua negara ini tidak jauh berbeda," katanya.

Sebelum mendatangi roadshow di Institut Teknologi Bandung, Tokita mengunjungi studio game di Bandung yakni Agate Studio dan Kojo Anima. Dia berkomentar bahwa situasinya mirip 20 tahun lalu saat mengawali karier di industri video game. Menurut rencana, roadshow kompetisi ide permainan ini juga digelar di dua kota lainnya yakni Jakarta pada 11 Agustus dan Yogyakarta pada 12 Agustus.



• KOMPAS
READ MORE - Square Enix Berminat Terbitkan Karya Studio Indonesia

Thursday, August 4, 2011

Pertama di Indonesia, Aplikasi Perkuliahan Berbasis Android

Sony Ericsson dan Universitas Bunda Mulia menjalin kerja sama solusi aplikasi perkuliahan berbasis Android di Jakarta, Kamis (4/8/2011). YUNANTO WIJI UTOMO

JAKARTA, KOMPAS.com - Sony Ericsson bersama Universitas Bunda Mulia meluncurkan aplikasi info perkuliahan berbasis Android pertama di Indonesia, Kamis (4/8/2011) di Jakarta. Aplikasi bernama M Campus itu memberi kemudahan dalam relasi antara mahasiswa, orang tua, dan dosen.

Dengan M Campus, mahasiswa bisa mengakses jadwal kuliah, nilai mata kualiah dan IPK, jadwal dosen, mata kuliah yang ditawarkan, informasi pembayaran dan lainnya. Dalam pengembangan lebih lanjut, orang tua bisa mengecek informasi akademis anak.

"Program aplikasi M Campus ini ialah salah satu upaya dalam memberikan dukungan di dunia pendidikan dan komunikasi. Seiring meluasnya pasar platform Android, kami punya posisi baik untuk memberi pengalaman beda bagi konsumen," kata Djunadi Satrio, Head of Marketing Sony Ericsson.

Sementara, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Universitas Bunda Mulia, Danny Johannes mengatakan, "Kami yakin dengan teknologi informasi terkini, kami dapat membimbing mahasiswa profesional dalam upaya menyiapkan tenaga lulusan dengan kompetensi unggul."

Aplikasi M Campus di-bundling dengan ponsel Sony Ericsson Xperia X8. Produk bundling ini akan diberikan pada 200 mahasiswa baru Universitas Bunda Mulia yang masuk tahun 2011 sebagai semacam uji coba. Jumlah itu adalah 10 persen dari total mahasiswa baru yang mencapai 2000-an orang tahun ini.

"Kita akan coba dulu pada 10 persen mahasiswa baru itu. Kalau nanti kita lihat berhasil, kita harapkan yang 10 persen itu bisa berpromosi ke yang lain," kata Samudro Seto, Operator Relation & Marketing Partnership Manager Sony Ericsson Indonesia dalam konferensi pers.

Bundling dengan Xperia X8 sendiri dipilih karena dua alasan. Pertama karena permintaan Xperia X8 yang kini masih tinggi walaupun produk sudah dikeluarkan sejak tahun 2010. Kedua karena harga Xperia yang hanya Rp 1,4 jutaan sehingga cocok bagi kantong mahasiswa namun tetap memberi fungsi optimal dengan layar touch screen.

Untuk menjaga keamanan data, sistem telah dirancang. Data yang diakses adalah mirror dari data yang dimiliki office Bunda Mulia. Dengan demikian, seandainya data jebol, data asli di office masih ada dan bisa digunakan sebagai back up. Dari M Campus, nantinya bisa dilakukan pengembangan lain seputar mobile dan internet.

Hanny Sanjaya dari Sony Ericsson mengatakan, "Potensinya nanti bisa untuk e-advertising. Perusahaan bisa beriklan di aplikasi ini. Mahasiswa bisa belajar tentang e-learning dan e-commerce."

Hanny mengatakan, M Campus juga bisa jadi media mengenalkan Android yang memungkinkan mahasiwa membuat dan menjual aplikasi. Tindak lanjutnya, Hanny mengatakan, "Kita ada rencana bikin UKM gadget dan games. Bunda Mulia siap menuju e-commerce ke depan."

Untuk saat ini, beberapa keterbatasam masih dimiliki M Campus. Aplikasi hanya bisa dipakai dengan Xperia X8 yang telah dibundling. Aplikasi juga baru bisa dinikmati 200 orang dan tak bisa dibagi ke yang lain, bahkan dengan yang punya device Xperia X8 lama. Orang tua yang ingin mengakses juga mesti memakai ID dan password anak. Namun, ke depannya, beragam pengembangan juga bisa dilakukan.

"Kita juga membuka peluang untuk mengembangkan ke device lain. Ke depan, bisa juga dikembangkan untuk kampus lain," kata Seto. Menurutnya, untuk mengimplementasikan aplikasi ini di kampus, yang paling dibutuhkan adalah kesiapan data.


• KOMPAS

READ MORE - Pertama di Indonesia, Aplikasi Perkuliahan Berbasis Android

Tuesday, August 2, 2011

M-Saku, Aplikasi Pembayaran Lewat Ponsel

M-Saku dapat dimanfaatkan oleh pengguna BlackBerry dan Nexian yang ingin melakukan transaksi pengisian pulsa, pembayaran serta pembelian produk kapan pun dan di manapun. (missjennifers-mobilemassmoney1970.com)

VIVAnews
- Hari ini PT Vitta Parama Udaya dan Visa meluncurkan M-Saku, mobile payment application pertama di Asia Tenggara. M-Saku ini dapat dimanfaatkan oleh pengguna smartphone dan featurephone yang ingin melakukan transaksi pengisian pulsa, pembayaran serta pembelian produk kapan pun dan di manapun.

Menurut Hendra, Vice President Business Development PT Vitta Parama Udaya, aplikasi M-Saku sangat mudah digunakan karena sudah banyak merchant yang bergabung di dalamnya seperti Indomaret, Prudential, TX Travel dan Raja Karcis. M-Saku juga memberikan penawaran khusus kepada penggunaan yang bertransaksi lewat merchant.

“Kami yakin M- Saku tidak hanya menjadi cara baru untuk berbelanja namun juga menjadi aplikasi pilihan untuk pembayaran dengan telepon genggam di Indonesia,” Kata Hendra, di Jakarta, 2 Agustus 2011. Adapun layanan ini tersedia bagi pengguna layanan Axis, Esia, Indosat, Smartfren, Tri, dan XL Axiata.

Saat ini, aplikasi M-Saku tersedia untuk pengguna BlackBerry dan Nexian. Pengguna BlackBerry dapat mengunduh M-Saku melalui alamat https://www.m-saku.me, sementara pengguna Nexian dapat mengunduhnya melalui NexianZone. “Seluruh handset Nexian terbaru akan dilengkapi aplikasi M-Saku di dalamnya,” kata Hendra.

Pada kesempatan yang sama, Ellyana Fuad, Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia menegaskan, Indonesia memiliki pasar yang sedang berkembang dan semakin terkoneksi. Hal ini terlihat dari fakta bahwa setengah jumlah populasi Indonesia berusia di bawah 45 tahun dan lebih dari 80 persen (hampir 200 juta orang) memiliki telepon genggam.

Indonesia sendiri, lanjut Ellyana, diperkirakan memiliki populasi pengguna telepon genggam terbesar keenam di dunia dengan lebih dari 158 juta pengguna.

“Pengguna telepon genggam ini membutuhkan aplikasi untuk pengisian pulsa dan berbelanja dengan cepat, nyaman dan aman yang semuanya dapat dilakukan melalui telepon genggam,” kata Ellyana. “Dan Visa dan Vitta Parama Udaya membuatnya menjadi nyata dengan M- Saku,” ucapnya.

Untuk registrasi M-Saku, konsumen hanya perlu mengambil gambar kartu Visa dan kartu identitas diri. Adapun proses verifikasi M-Saku sendiri membutuhkan waktu tidak lebih dari 24 jam. Selanjutnya, pengisian pulsa dan transaksi bisa langsung dilakukan melalui kartu Visa yang didaftarkan dalam M-Saku. (eh)



• VIVAnews
READ MORE - M-Saku, Aplikasi Pembayaran Lewat Ponsel

Thursday, July 28, 2011

Aplikasi Buatan Indonesia Merajai Asia


[ELASITAS]Fitur mengundang kontak BBM untuk mengunduh aplikasi GameMachi.

JAKARTA, KOMPAS.com — Sungguh mengejutkan karena di antara aplikasi-aplikasi yang sudah mendukung platform sosial BBM 6, sebagian dari Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi buatan lokal tidak kalah dengan aplikasi buatan negara lain.

Bahkan, dalam rilisnya, Kamis (28/7/2011), Research In Motion (RIM) menyatakan bahwa dari lima aplikasi buatan pengembang di Asia yang sudah mengintegrasikan fitur "BBM connected", semuanya buatan Indonesia. Aplikasi itu adalah Koprol, Bouncity, Menoo, Gamemachi, dan MiMoMachi.

Koprol adalah jejaring sosial berbasis lokasi. Dengan adanya BBM connected, antarpengguna Blackberry kini bisa melakukan chatting langsung di Koprol.

"Sangat mudah bagi tim pengembang kami untuk mengintegrasikan Koprol dengan BBM 6 karena API (aplication programming interface) BBM 6 yang lengkap dan fleksibel," kata Satya Witoelar, founder Koprol yang kini menjabat Product Manager di Yahoo! sejak Koprol diakuisisi raksasa internet tersebut tahun lalu.

Game berbasis lokasi Bouncity menggunakan fitur BBM 6 untuk memudahkan pengguna berbagi pengalaman. Misalnya saat pengguna mendapatkan badge, dapat memberitahukannya kepada sesama pengguna yang menggunakan Blackberry lewat profilnya.

"Hal tersebut membuat aplikasi Bouncity kami menjadi lebih sosial dan kekuatan berbagi menjadi lebih luas jangkauannya," kata Wenas Agusetiawan, CEO PT Phase Solusindo yang mengembangkan Bouncity.

Tiga aplikasi lainnya adalah game Menoo, Gamemachi, dan MiMoMachi dikembangkan Elasitas. "Mengintegrasikan aplikasi-aplikasi kami dengan platform BBM 6 sangat mudah dan tepat sasaran, ditambah nilai sosial dan manfaat penuh yang memungkinkan pengguna terhubung dengan kontak BBM-nya secara sosial dan mudah, yang merupakan inti sebuah aplikasi sosial," ungkap Calvin Kizana, CEO of PT Elasitas Multi Kreasi.


• KOMPAS
READ MORE - Aplikasi Buatan Indonesia Merajai Asia

Tuesday, July 26, 2011

Aplikasi Lokal Harus Berkualitas Internasional


JAKARTA - Setelah meresmikan Nokia Developer The Ecosystem, kedepannya Nokia Indonesia akan lebih fokus untuk menciptakan aplikasi ponsel yang lebih berkualitas sehingga bisa digunakan oleh seluruh pengguna Nokia di dunia.

Setelah pencapaian awal terlampaui dengan membuat Nokia Developer The Ecosystem , di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta. Langkah Nokia Indonesia selanjutnya ialah membantu developer dalam negeri dalam membuat suatu aplikasi yang berkualitas sehingga bisa diunduh oleh semua pengguna Nokia seperti halnya Angry Birds.

Saat ini Nokia telah menjaring 1.000 aplikasi yang berasal dari seluruh pengembang lokal di Indonesia baik itu dari Individu, Komunitas maupun Akademisi. Ketika disinggung apakah harapan Nokia Indonesia kedepan dalam jumlah aplikasi yang ada di Ovi Store? Pihak Nokia Indonesia menjawab, kedepannya akan fokus membuat sebuah aplikasi namun dengan kualitas yang terbaik.

"Harapan kami kedepan adalah membuat sebuah aplikasi yang sangat berkualiatas sehingga bisa bersaing dengan aplikasi lain di level Internasional," cetus Bob McDougall, Country Manager Nokia Indonesia.

Nokia Indonesia kedepannya tidak lagi berbicara kuantitas yang banyak dalam membuat aplikasi ponsel yang dikembangkan oleh para pengembang dalam negeri. Tapi akan membuat satu aplikasi ponsel dengan kualitas yang terbaik.

"Kita sudah tidak lagi bicara kuantitas dalam membuat aplikasi kedepannya, buat apa punya banyak aplikasi namun tidak terpakai, tentu itu akan sia-sia. Namun kita akan membantu developer dalam negeri untuk membuat suatu aplikasi dimana memiliki kualitas yang sangat baik sehingga siap bersaing dengan aplikasi yang sudah terkenal sebelumnya,"ungkap Haryati Lawidjadja, Head Office of Ecosystem and Developer Experience, Nokia Indonesia, kepada okezone, Selasa (26/7/2011). (tyo)


• Okezone
READ MORE - Aplikasi Lokal Harus Berkualitas Internasional

Sunday, June 26, 2011

Blankon, OS Asli Indonesia Dipakai Mancanegara

Tampilan OS Blankon (foto: dok okezone)

JAKARTA - Ada sesuatu yang menarik pada perhelatan Computer Festival 2011 yang diadakan oleh Universitas Indonesia di FX Lifestyle X'nter, Jakarta. Tanpa disadari, ternyata beberapa komunitas open source di Indonesia telah bekerja sama dengan pengembang Linux yang tergabung dalam Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI), untuk membuat OS yang berbasis penggunaan bahasa Indonesia. Salah satunya adalah Blankon.

Komunitas melakukan usaha keras menciptakan BlankOn sebagai OS yang bersahabat untuk Anda. Setelah BlankOn terinstal, semua kebutuhan dasar berkomputer sudah tersedia sehingga komputer anda sudah siap untuk digunakan. "Ini diciptakan memang sebagai sahabat bagi pengguna dan semua aplikasi multimedia sudah secara otomatis terinstal setelah kita men-download OS blankon ini," Ujar Arif Syamsudin salah satu tim Blankon Linux, ketika berbincang oleh okezone, Jumat petang.

Blankon Linux merupakan salah satu distro Linux yang berisikan software yang dapat digunakan untuk keperluan dekstop, laptop atau netbook dan workstation yang didistribusikan secara free dan bebas untuk digandakan oleh siapa pun, karena lisensinya memang bebas.

Utian Ayuba yang merupakan humas dari Tim Blankon Linux mengatakan, "Sistem operasi (OS) ini memang dibuat oleh seluruh IT dari Indonesia dan memang ditujukan untuk digunakan oleh orang Indonesia sendiri dimanapun dia berada secara gratis hanya tinggal men-download saja. Bahkan, Orang Indonesia di luar negeri pun sudah memakai OS Blankon ini."

Beberapa alasan keberhasilan BlankOn Linux adalah :

1. Merupakan distribusi Linux yang aktif dikembangkan secara terbuka oleh komunitas dan merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia.
2. Menerapkan konsep Indonesia (Bahasa, Tema Seni dan Budaya, Aksara Nusantara dan Aplikasi Khas)
3. BlankOn memiliki repositori dengan jumlah aplikasi yang besar.
4. Memiliki fokus membuat segalanya siap pakai (wifi, dukungan multimedia).
5. Panduan, bantuan dan dukungan penggunaan BlankOn mudah diperoleh.

Jika Anda pecinta open source atau sudah bosan dengan memakai OS yang sudah ada, maka OS Blankon bisa menjadi alternatif bagi anda karena pengaplikasianya lebih simple dan tidak mengeluarkan biaya untuk instalasinya.


• Okezone
READ MORE - Blankon, OS Asli Indonesia Dipakai Mancanegara

Thursday, June 23, 2011

Elop: "Developer" Bisa Sukses dengan Aplikasi Lokal

CEO Nokia Stephen Elop.

SINGAPURA, KOMPAS.com — Ketika kesempatan bagi developer untuk mengembangkan aplikasi telah terbuka lebar, beberapa developer mungkin masih bingung menentukan aplikasi apa yang harus dikembangkan agar menarik orang untuk mengunduh dan mendapat keuntungan.

Presiden dan CEO Nokia Stephen Elop dalam wawancara dengan Kompas.com, Selasa (21/6/11) lalu, mengatakan bahwa developer pun bisa sukses dengan aplikasi yang berbau sangat lokal. Buktinya, aplikasi yang sukses di Ovi Store pun banyak yang berbau lokal.

"Ada banyak hal menarik yang saya jumpai di Ovi Store. Banyak aplikasi yang sukses ternyata adalah aplikasi yang sangat berbau lokal," ungkap Elop.

Menurut dia, hal itu bisa jadi perhatian developer untuk memutuskan aplikasi yang hendak dikembangkannya.

Elop mencontohkan, "Di India, ada developer muda dari India yang mengembangkan aplikasi yang sangat lokal. Tapi, itu berhasil di-download dan dimainkan oleh orang-orang India sendiri, juga orang-orang Inggris dan Eropa lainnya. Aplikasi yang lokal ini bisa sangat sukses."

Menurut Elop, developer bebas untuk mengembangkan apa saja. "Mereka bisa melihat apa yang ada di sekelilingnya dan di dunia. Sementara Nokia bisa men-support dalam delivery aplikasi itu. Kita bisa support secara global, bahkan pada aplikasi yang selokal apa pun."

Berkaitan dengan support pada developer, Elop mengatakan, "Salah satu yang kita lakukan adalah memberi memotivasi untuk melakukan hal lebih. Salah satu yang membuat sukses developer adalah ketika mereka mengembangkan, aplikasi bisa dipakai oleh jutaan device, ini juga yang Nokia berikan."

"Developer membutuhkan perangkat, support, dan lainnya. Nokia sangat serius untuk mengembangkan itu," tambah Elop.

Ia menambahkan, Nokia juga bekerja sama dengan operator sehingga aplikasi bisa diunduh di banyak negara dan developer dimudahkan dalam mengumpulkan uang yang didapat. Elop mengatakan, saat ini aplikasi dan pengunduh aplikasi di Ovi Store bertambah pesat.

"Ini karena Nokia mampu memberikan pengalaman lebih kepada para developer. Nantinya, masih banyak hal yang kita bisa lakukan untuk memberi support," pungkasnya. (Yunanto Wiji Utomo dari Singapura)


• KOMPAS
READ MORE - Elop: "Developer" Bisa Sukses dengan Aplikasi Lokal

Aplikasi Kompas.com untuk "Ponsel Semiliar Umat"

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pengguna ponsel "semiliar umat" buatan Nokia kini dapat mengakses informasi dari Kompas.com lebih nyaman dan lebih mudah. Aplikasi Kompas.com telah tersedia di OVI Store untuk platfotm S40 yang sebelumnya disebut-sebut Nokia sebagai bagian strategi menghubungkan semiliar umat berikutnya ke internet.

Verry Widhiatmoko, Mobile Business Supervisor Kompas.com mengatakan, pengembangan aplikasi ini adalah upaya menambah variasi aplikasi. "Pengguna dengan beragam handset bisa mengakses Kompas.com," katanya di sela-sela pameran Communicasia 2011.

Dalam aplikasi ini, Kompas.com tampil dengan desain yang lebih sederhana sehingga pengguna bisa mengakses lebih cepat.

Halaman muka terdiri dari kolom daftar kanal yang ada di Kompas.com. Seluruh kanal, di antaranya Kesehatan, Female, Entertainment, Tekno, Bola, serta Otomotif bisa diakses dengan mengeklik kolom bertuliskan nama kanal. Ketika mengeklik kanal News, pengguna bisa melihat daftar rubrik yang ada di Kompas.com, meliputi Nasional, Internasional, Travel dan yang lainnya. Informasi dalam tiap rubrik bisa diakses dengan mengeklik linknya.

Verry mengatakan, desain aplikasi yang sederhana sangat penting. "Ini adalah untuk kompresi data, jadi pengguna bisa mengakses dengan lebih cepat," kata Verry.

Verry mengungkapkan, pengguna sudah bisa men-download aplikasi Kompas.com di Ovi Store. Nama aplikasinya sama, yakni Kompas.Com. Aplikasi ini support untuk seluruh handset Nokia berbasis S40, salah satunya Nokia C3.

Sebelum aplikasi Kompas.com untuk S40, Kompas.com telah mengembangkan aplikasi untuk perangkat lain. Di antaranya, Kompas.com for iPad bagi para pengguna tablet keluaran Apple.


• KOMPAS
READ MORE - Aplikasi Kompas.com untuk "Ponsel Semiliar Umat"

Monday, June 13, 2011

PT Timah Terapkan SAP SRM

TEMPO Interaktif, Jakarta- PT SAP Indonesia menyatakan bahwa solusi SRM (supplier relationship management) PPS 7.0 telah go-live di PT Timah (Persero) Tbk, perusahaan penambang timah terbesar milik negara dan eksportir timah terbesar di dunia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kristianto Budihardjo, Business Manager PT SAP, Direktur Keuangan PT Timah (Persero) Tbk, Krishna Syarif, dan Hari Tjahjono, Direktur PT Abyor International, dalam jumpa pers di Jakarta hari ini.



“Implementasi SAP SRM bertujuan untuk membantu PT Timah mencapai tujuan bisnis strategis untuk menciptakan proses bisnis yang efektif, transparan, dan adil,” ucap Krishna.



Ketika ditanya soal nilai investasi yang dikeluarkan untuk proses implementasi SAP SRM ini, Krishna enggan menyebutkannya meski ia mengaku tahu nilainya. “Tidak etis lah kalau disebutkan,” ujarnya menjawab pertanyaan wartawan.



Sebelum diterapkannya SAP SRM, respons terhadap pengumuman pengadaan barang oleh PT Timah selalu minim. Akibatnya, PT Timah sulit mendapatkan barang berkualitas dengan harga yang baik.



Proses pengadaan dilakukan secara manual. Selain itu, pengumuman pengadaan dilakukan di kantor PT Timah dan vendor harus mengirimkan dokumen secara langsung dalam bentuk hardcopy.



Dengan SAP SRM berbagai permasalahan tersebut dapat diatasi. Komunikasi pun lebih interaktif dan proses pengadaan lebih lancar. Menurut Krishna, efisiensi tercapai hingga 5 persen.



“Dengan sistem ini diharapkan akan ada lebih banyak vendor yang bekerja sama dengan PT Timah,” ujarnya.



Dalam proses implementasi SAP SRM, PT Timah dibantu PT Abyor International mulai dari project preparation, blue print, realisasi, hingga final preparation. Waktunya terbilang singkat hanya 4,5 bulan. “Biasanya hingga 6 bulan,” kata Hari Tjahjono.



PT Timah merupakan perusahaan pertama yang mengaplikasikan SAP SRM 7.0. Ke depan, PT Timah akan mengimplementasikan paket lanjutan dari SAP untuk mendukung SRM.[FIRMAN]


• TEMPOInteraktif
READ MORE - PT Timah Terapkan SAP SRM

Sunday, June 12, 2011

Inilah 10 Finalis KIAD 2011

BlackBerry Playbook

KOMPAS.com - Sepuluh pemenang kompetisi aplikasi terbaik yang digelar KOMPAS dan ITB sudah terpilih. Kompetisi "KOMPAS-ITB Application Developers (KIAD) Competition 2011" merupakan sebuah kompetisi untuk mencari calon-calon developer andal di Indonesia, khususnya untuk BlackBerry OS 5 ke atas dan BlackBerry PlayBook.

Nah, siapa ke-10 pemenang ini? Inilah mereka (urutan bukan menentukan urutan pemenang). Setiap peserta akan dihubungi panitia melalui surat elektronik.

1. K3105BB29 -- I Made Ariya Sanjaya
2. K3105BB55 -- Petra Budi Karunia
3. K3105BB28 -- Yeri Haryanto
4. K2405BB9 -- Dody Dharma
5. K2405BB86 -- Ade Hermawan
6. K3105BB53 -- R. Dodik Wahyu Indrianto
7. K3105BB46 -- Hogla Tati Marbun
8. K2505BB3 -- Ecky Putrady
9. K2405BB13 -- Royana Afwani
10.K2405BB40 -- Purbohadi Utomo

Kompetisi ini mewajibkan peserta membentuk tim dan memiliki team leadernya, yang membuat ide dan konsep untuk mobile application dalam bentuk presentasi. Tiga developer yang berhasil mengembangkan BlackBerry Apps yang memenuhi beberapa kriteria penjurian antara lain mendayagunakan konten Kompas atau Kompas Gramedia, menargetkan pengguna di Indonesia, membuat aplikasi native beroperasi di Platform BlackBerry OS 5 ke atas dan BlackBerry PlayBook, dan memanfaatkan teknologi RIM dan fitur media sosial.

Juri kompetisi ini adalah Prof. Suhono Supangkat (Ketua Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan ITB), Dr. Dudy Wiyancoko (Ketua KK Manusia &Produk Industri FSRD ITB), Edi Taslim (Vice Bussiness Director & Bussiness General Manager PT Kompas Media Nusantara & PT Kompas Cyber Media) dan Hardanto Subagyo (IT General Manager Harian Kompas), Johan Kremer (BlackBerry Head of Alliances Southeast Asia, RIM Ltd). (KSP)



• KOMPAS
READ MORE - Inilah 10 Finalis KIAD 2011

Saturday, June 11, 2011

Love Indonesia, Aplikasi Blackberry tentang Indonesia yang Informatif

KOMPAS.com - Aplikasi "Love Indonesia" ini aplikasi gratis yang disediakan di Blackberry App World. Aplikasi informatif ini berisi panduan perjalanan di 19 kota di Indonesia, mulai dari Jakarta, Surabaya, Medan, Batam, Bandung, Semarang, Makassar, Yogyakarta, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Solo, Bali, Bogor, Lampung, Mataram, Manado, Padang, dan Palembang.

"Love Indonesia" pemenang aplikasi "Asia Pacific Regional Winner 2010 Blackberry Partner Fund Super Apps Developer Challenge" ini memuat beragam informasi berharga tentang promo diskon merchant di setiap kota di Indonesia, yang tentu disukai pembelanja sejati.

Anda juga bisa mencari restoran, bar, klub, hotel, spa dan kecantikan, serta tempat belanja. Anda bisa menikmati makan dan rileks, menginap di hotel, mencari toko dengan menjelajahi aplikasi ini secara mendalam. Dengan GPS atau tanpa GPS, Anda bisa mengecek lokasi terdekat, restoran, hotel, toko yang paling dekat dengan lokasi Anda saat itu. Informasi ini dilengkapi dengan peta.

Bagi yang punya hobi nonton, aplikasi ini menyediakan info jadwal film yang sedang dan akan diputar di berbagai bioskop. Bagi yang punya hobi sepakbola, aplikasi ini menyediakan skor hasil pertandingan sepakbola dari belahan dunia manapun. Anda juga tidak ketinggalan berita terkini karena Anda bisa membaca berita dari berbagai media di Indonesia. Bagi yang hobi nge-gym, Anda dapat menemukan lokasi-lokasi gym, lengkap dengan jadwal fitnesnya.

Melalui aplikasi ini, Anda juga dapat menemukan nomor-nomor penting seperti telepon kantor polisi, maskapai penerbangan, bank, rumah sakit, taksi, apotek, agen perjalanan wisata, dan sebagainya.

Bagi yang sedang mengemudi di Jakarta, Anda mendapatkan informasi terkini tentang informasi lalu lintas Jakarta dan sekitarnya. Anda juga bisa melihat jadwal dan kalender kegiatan yang sedang berlangsung. Anda juga dengan dapat dengan mudah mengganti kota, tempat Anda berada saat ini.

Rekomendasi Kompas.com: Aplikasi "Love Indonesia" sangat informatif dan bermanfaat bagi siapa saja. (Robert Adhi Ksp)


• KOMPAS
READ MORE - Love Indonesia, Aplikasi Blackberry tentang Indonesia yang Informatif

Blog Archive