Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Showing posts with label Cyber. Show all posts
Showing posts with label Cyber. Show all posts

Saturday, September 24, 2011

Pedemu Negeri, Pede Berkarya untuk Negeri

KOMPAS.COM.RODERICK ADRIAN MOZES

KOMPAS.com - Menumbuhkan semangat cinta Tanah Air tidak harus dengan cara mengikuti upacara bendera semata. Saat ini sudah banyak komunitas-komunitas dunia maya yang berhasil menumbuhkan cinta Tanah Air dengan cara mencintai diri sendiri terlebih dahulu. Dengan kebanggaan sebagai anak Bangsa Indonesia, maka anggota komunitas akan percaya diri untuk berkarya dan memberikan sesuatu bagi perkembangan bangsa ini.

Salah satu komunitas yang berhasil melakukan itu adalah komunitas Pedemu Negeri. Website komunitas ini dibuat dengan dasar social network seperti Facebook. Semua anggota web bisa berbagi file berupa foto, musik, puisi, bahkan film pendek. Uniknya, file yang dipublikasikan harus merupakan karya sendiri.

"Web kami memberi kesempatan seluas-luasnya kepada anggota untuk memamerkan karyanya. Nanti setiap karya yang dipublikasikan di web akan dikomentari oleh anggota yang lain sehingga apresiasinya interaktif. Kami juga menampilkan karya mereka di Fan Page kami di Facebook, juga linknya kami bagi lewat Twitter, agar yang tidak sempat mengakses web bisa tahu perkembangan karya teman-temannya setiap hari," ujar Shinta Dwi Destarina, koordinator Social Media untuk Pedemu Negeri saat ditemui Kompas.com di Social Media Festival 2011, fX Plaza, Jakarta, Kamis (22/9/2011).

Untuk membuat suasana berkarya dan berbagi karya ini menjadi lebih menantang, pengelola Pedemu Negeri pernah mengadakan lomba menyanyikan Jingle Pedemu Negeri, Surat Cinta Indonesia, dan kompetisi video dengan tema Pede 17-an. Berbagai hadiah menarik dan kesempatan untuk diekspose media merupakan daya tarik bagi para peserta mengikuti lomba-lomba ini.

Komunitas ini pernah mengadakan gathering Kopdar Jakarta pada Juli 2011 di Kafe 247 Panglima Polim. Suasana Gathering diisi oleh penampilan dari para anggota komunitas ini seperti baca puisi, menyanyi, hingga menampilkan film pendek. Saat itu komunitas ini telah memiliki jingle yang diciptakan oleh para pendirinya yang kemudian dinyanyikan oleh Anda Bunga pada saat gathering.

Pedemu Negeri berdiri pada November 2010, didirikan oleh tiga orang yakni Widy Prasetya, Windy Andina, dan Dion Albert. Komunitas ini berdiri di Jakarta, namun setelah disurvei, anggota komunitas ternyata mayoritas berada di Yogyakarta dan sisanya di luar pulau Jawa. "Usia mereka antara 17 hingga 24 tahun," ungkap Shinta.

Hingga kini anggota resmi web Pedemu Negeri sudah berjumlah 4.100 dengan like di Fan Page Facebook sebanyak 2.579. Meski follower-nya masih sekitar 977 di Twitter, komunitas ini telah mendapat tawaran untuk menyelipkan logo mereka di pesawat Lion Air. JIka ada yang menyadari, pada kursi penumpang Lion Air di bagian kepala, kini sudah ada logo Pedemu Negeri. "Kami didukung penuh oleh Kementerian Perdagangan, sehingga logo kami bisa masuk pesawat untuk kampanye cinta Tanah Air," jelas Shinta.

Komunitas ini didukung oleh Kementerian Perdagangan bersama dengan komunitas-komunitas lain yang mengusung semangat cinta Tanah Air dalam program Halo ACI (Halo Aku Cinta Indonesia). Pada 25 November mendatang komunitas Pedemu Negeri bersama komunitas lainnya akan mengadakan roadshow di Jabodetabek.

Bagi yang penasaran dengan komunitas ini dan ingin bertanya lebih jauh, bisa mengunjungi stand mereka di Social Media Festival di F6 FX Plaza, Jakarta sejak 22 hingga 24 September 2011. Adakomputer yang disiapkan akan membantu memberikan visualisasi bagaimana cara bergabung dan berbagi karya di website Pedemu Negeri. Ada pula televisi dan DVD player untuk menunjukkan jingle Pedemu Negeri yang dinyanyikan Anda Bunga.


• KOMPAS
READ MORE - Pedemu Negeri, Pede Berkarya untuk Negeri

Thursday, September 22, 2011

Ada 65 Ribu Hacker di Indonesia

TEMPO Interaktif, Jakarta - Berapa jumlah peretas (hacker) di Indonesia? Menurut pengamat Teknologi Informasi Onno W. Purbo , Indonesia memiliki 65 ribu hacker. "Basis terbesar di Yogyakarta, peretas di Yogya lebih aktif dan kreatif," kata Onno W Purbo di acara peluncuran Norton Internet Security dan Norton Anti Virus 2012,

di Jakarta, Kamis 22 September 2011.

Onno menjelaskan hacker akan terus berkembang dan perguruan tinggi adalah "kawah candradimuka" untuk belajar dan membuat virus. "Peretas di Yogya meluncurkan suatu aplikasi seputar peretasan yang bernama X-Code dan bisa diunduh gratis di Internet," katanya.

'Karya' hacker lainnya adalah virus lokal yang mampu memformat hard drive tanpa seizin yang punya, mencuri data kartu kredit bahkan membobol akun jejering sosial seperti Facebook setelah membajak akun emailnya.

Onno mengatakan seorang peretas yang hebat bukan saja mampu membuat virus dan mengambil data seseorang untuk kepentingan pribadi tapi juga membuat sistem keamanan yang kuat supaya tidak bisa ditembus oleh para peretas lainnya.

Ketika ditanya tentang cara menjadi peretas hebat, Onno mengatakan orang tersebut harus benar-benar suka komputer. "Istilahnya computer geek. Kata siapa gampang?, dia bisa nggak tidur tujuh hari tujuh malam melototin komputer," katanya berkelakar.

Menurut Onno beberapa hacker di Indonesia ada yang menjadi ahli keamanan di perusahaan Internasional. [ANT | PGR]



• TEMPOInteraktif
READ MORE - Ada 65 Ribu Hacker di Indonesia

Jogja Gudangnya Hacker

TRIBUNNEWS.CO0M, JAKARTA - Dibandingkan kota besar lainnya, Jogja menjadi gudangnya peretas atau hacker di Indonesia. Sebagian besar peretas adalah mahasiswa.

"Hacker asal Jogja paling banyak bahkan bisa dibilang lebih kreatif," ungkap pengamat teknologi informasi, Onno W Purbo di Jakarta, Kamis (22/9/2011).

Bahkan ia berani menyebut salah satu lembaga pendidikan tinggi, yakni sebuah di bidang komunikasi adalah gudang hacker.

"Sebagian diantaranya adalah pelaku carding beberapa tahun lalu. Karena proteksinya makin kuat, kini mereka memilih jadi hacker," ungkapnya.

Lantas berapa jumlah hacker di Indonesia? "Saya perkirakan jumlahnya mencapai 65 ribu orang dan jumlahnya terus bertambah," ungkapnya.


• Tribunnews
READ MORE - Jogja Gudangnya Hacker

Monday, September 19, 2011

Pelaku Skimming Asal Jakarta Ditangkap di Surabaya

detail berita

SURABAYA - Penyalahgunaan perangkat pembaca kartu (Magnetic Stripe Card Reader/MSR) terjadi di Surabaya. Kali ini pelaku bernama Franky Umbho (40), warga Kemayoran Jakarta harus mengakhiri petualangannya sebagai pembobol kartu Kredit. Ia harus pasrah ketika jajaran Polrestabes Surabaya menciduknya saat beraksi di Surabaya.

Informasi yang berhasil dihimpun, modus yang digunakan mula-mula tersangka membeli fisik kartu kredit bekas milik orang yang tidak dikenal seharga Rp50 ribu pada Agustus 2011 lalu. Data yang ada dalam kartu kredit tersebut, dihapus atau di-reject. Kemudian tersangka membelu dua kartu kredit baru jenis VV dan CV yang dibelinya melalui ICQ Yahoo Messenger kepada penjual di luar negeri seharga USD20.

Masing-masing kartu Kredit itu mempunyai batas limit Rp4 Juta hingga Rp5 Juta. Setelah itu tersangka mengganti data di kartu kredit bekas dengan yang baru menggunakan Elektrical Data Collection (EDC) dan MSR. Setelah berhasil, tersangka menggunakan Kartu Kredit itu untuk keperluan makan di restoran hingga membeli BBM di Pom Bensin di Surabaya.

"Tersangka kami tangkap di Tunjungan Plaza, Surabaya setelah mendapatkan informasi dari mayarakat di tempat parkir," kata Kasubbag Humasy Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti, Senin (19/9/2011).

Dari penangkapan itu, polisi berhasil menyita 15 kartu kredit bekas dari berbagai Bank, 1 Unit Laptop, 2 buah Modem (GSM dan CDMA), 1 KTP yang diduga Palsu beserta 1 unit EDC dan MSR. Korps berseragam coklat ini masih melakukan pengembangan dengan menyelidiki sepak terjang pelaku.

"Untuk saat ini pelaku dijerat dengan Undang-undang nomer 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik," kata Suparti.

Unsurnya, yakni dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan manipulasi, penciptaam, perubahan, penghilangan, pengrusakan informasi elektronik dan/atau Dokumen elektronik dengan tujuan agar informasi elektronil dan/atau dokumen elektronik tersebut dianggap seolah-olah data yang otentik dan atau pencurtian dan atau penipuan dan atau pemalsuan dan atau penadahan. Tersangka diancam dengan pidana paling lama 12 tahun dan denda paling banyak Rp12 Milliar. (tyo)


• Okezone
READ MORE - Pelaku Skimming Asal Jakarta Ditangkap di Surabaya

Wednesday, September 7, 2011

Waspada! PIN Jadi Senjata Baru Hacker Menyerang BB

INILAH.COM, Jakarta – Bagi para pengguna BlackBerry (BB) harap waspada. Peretas melancarkan serangan barunya mengunakan media PIN. Bagaimana?

Jika Anda mendapat undangan dari PIN BB 2369D794 sebaiknya jangan diterima. Abaikan undangan tersebut saat meminta konfirmasi Anda untuk menjadi kontak Anda. Pasalnya, PIN mengatasnamakan “♥ ν π π π ♥”ini bisa menyerang Anda.

Jika menerima permintaan PIN ini menjadi kontak, gambar profil pada BlackBerry Messenger (BBM) bisa diubah menjadi foto bugilnya sendiri. Parahnya, hacker dibalik PIN ini mampu menghapus seluruh data dan kontak BBM Anda.

Selain itu, hacker bisa merusak BB Anda melalui program-program tertentu, seperti virus. Waspadalah. [mor]


 • Inilah
READ MORE - Waspada! PIN Jadi Senjata Baru Hacker Menyerang BB

Monday, September 5, 2011

Awas, Jebakan Terbaru di Facebook

Foto Robert Pattinson dan Kristen Stewart dijadikan sebagai alat pemancing.

Jebakan clickjacking Twilight Saga di Facebook. (trendmicro.com)

 VIVAnews - Clickjacking, metode jebakan yang biasa digunakan untuk menyebarkan virus, malware, atau mencuri identitas di jejaring sosial kembali marak. Kali ini, Trend Micro, perusahaan keamanan IT, cloud, dan mobile menemukan clickjacking yang menyasar ke dalam pengguna Facebook.

Pengguna yang mendapatkan serbuan jebakan tersebar di beberapa negara, termasuk Indonesia. Adapun jebakan clickjacking hadir dalam bentuk “tiket gratis” menjelang premier-nya film box office terbaru dunia, Twilight Saga: Breaking Dawn Part 2 yang tengah dinantikan oleh jutaan fans.

Sebuah foto yang memajang sosok Robert Pattinson dan Kristen Stewart, dua pemeran utama film tersebut, dijadikan sebagai alat pancingan. Foto itu datang bersama dengan link dan disebarkan lewat Facebook.

“Dengan mengusung judul “Get A Free Tickets to Twilight Breaking Dawn Part 2!” pengguna Facebook dipancing untuk mengklik foto dan tautannya,” kata juru bicara Trend Micro, Senin 5 September 2011. “Sebaiknya jangan percaya begitu saja, lalu mengklik “tiket gratis” yang ditawarkan itu,” ucapnya.

Jika pengguna mengklik tombol “Share Link,” maka postingan tersebut otomatis akan di-share di wall pengguna agar menjaring lebih banyak korban. Dan jika gambar atau teks diklik, pengguna akan diarahkan ke sebuah halaman survei untuk diminta mengisi alamat email.

Setelah memasukkan alamat email, sebuah halaman konfirmasi akan muncul yang akan meminta pengguna memberikan informasi pribadi lebih banyak, seperti nomor telepon, alamat email, dan tanggal lahir.

“Mereka yang mengklik dan mengisi laman ini akan diarahkan ke sebuah halaman survei palsu yang motifnya berupa pencurian identitas,” sebut Trend Micro.

Beberapa waktu lalu, muncul pula jebakan klik video “Badai topan Hurricane Irene” di Facebook, dengan modus yang kurang lebih sama dengan jebakan klik tiket gratis Twilight Saga. Karena itu, Trend Micro menyarankan agar pengguna Facebook berhati-hati saat beraktivitas di social media. (art)


• VIVAnews
READ MORE - Awas, Jebakan Terbaru di Facebook

Wednesday, August 10, 2011

Database Email TNI AD Dihack?

Terdapat 109 alamat email dan password yang berhasil diambil oleh hacker.



Terdapat 109 alamat email dan password yang berhasil diambil oleh hacker dari situs resmi TNI Angkatan Darat.



VIVAnews
- Saat ini tengah marak di dunia maya “bocoran” informasi seputar database email milik anggota TNI AD beserta password akun tersebut. Database itu didapat oleh kelompok hacker Anonymous asal Indonesia yang mengambilnya dari situs resmi Angkatan Darat.

Adalah pengguna Twitter dengan nick anonymouSabu yang pertamakali menyebutkan bahwa rekan-rekannya di #opIndonesia telah menayangkan hasil penerobosan mereka ke laman http://www.tniad.mil.id.



“Our brothers at #opIndonesia dropping another dump for the indonesians: pastebin.com/ax26qcm2 tniad.mil.id #antisec #anonymous,” tweet anonymouSabu, pada akunnya, di Twitter.



Dari pantauan VIVAnews, 10 Agustus 2011, terdapat 109 alamat email dan password yang berhasil diambil oleh hacker dari situs tersebut.



Selain di Twitter, para hacker juga menggelar kampanye mereka di situs-situs media sosial lain seperti di YouTube, Facebook, dan lewat kanal IRC. Para hacker ini menentang rencana pemerintah yang berupaya untuk melakukan sensor terhadap konten Internet.



Sebelum ini, database email dan password milik anggota TNI AD tersebut sempat diposting di salah satu thread di forum Kaskus. Namun tak berapa lama thread tersebut langsung dihapus.

Saat dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigadir Jenderal Wiryantoro belum mengetahui informasi adanya pembobolan situs resmi TNI Angkatan Darat yang beralamat di www.tni.mil.id itu. Wiryantoro akan berkoordinasi dengan divisi terkait.



"Kami belum bisa mengeluarkan pernyataan resmi. Tapi saya akan koordinasi dulu dengan Direktorat Informasi dan Komunikasi TNI Angkatan Darat," kata Wiryantoro saat dihubungi VIVAnews.com, Rabu 10 Agustus 2011. (umi)





• VIVAnews

READ MORE - Database Email TNI AD Dihack?

Friday, August 5, 2011

Virus Lokal Bisa Dilawan Dengan Cepat

Tiap ancaman yang muncul dikirim ke KSN dan akan dilaporkan ke user lain yang terhubung.

Setiap ancaman yang muncul dikirim ke KSN dan semua akan dilaporkan ke user lainnya yang terhubung dengan KSN. (VIVAnews)

VIVAnews
- Virus lokal sering dianggap lebih mematikan dibandingkan dengan virus luar. Ini memunculkan kekhawatiran para pengguna intenet. Namun, Kaspersky Internet Security (KIS) 2012 dan Kaspersky Anti Virus (KAV) 2012 dengan teknologi Cloud, diklaim bisa melawan virus lokal dengan cepat.

“Kaspersky Security Network sangat cepat dan proaktif terhadap virus,” kata Rio Yotto, Manager IT PT Nusantara Utama Technology, distributor utama Kaspersky, usai peluncuran produk Kaspersky di Hotel Meredien, Jakarta, 4 Agustus 2011. “Menggunakan cloud, KIS dan KAV didesain untuk mengecek software yang bersih dari malware,” ucapnya.

Lalu, seberapa jauh kemampuan KIS 2012 dan KAV 2012 untuk mematikan virus?

Menurut Rio, KIS 2012 dan KAV 2012 menjamin software ini akan mampu mengembalikan aplikasi yang terkena seperti semula. “Yang terkena virus, kami proyeksi, kami bisa kembalikan,” ujarnya.

Soal virus lokal, Rio mengklaim, KIS 2012 maupun KAV 2012 mampu untuk melumpuhkan semua virus. “Kaspersky sudah mendeteksi 1,7 Juta virus. Sample virus lokal bawa kepada kami, dengan sangat cepat kami handle,” tambahnya.

Saat ini Kaspersky sudah mengadopsi gi cloud yang mendistribusikan ancaman ataupun virus ke pusat KSN (Kaspersky Security Network) di seluruh dunia. Setiap ancaman yang muncul dikirim ke KSN dan semua akan dilaporkan ke user lainnya yang terhubung dengan KSN.

Adapun untuk harga, Rio menyebutkan, pengguna tidak perlu khawatir. “Harga antivirus ini akan tetap. New product, tapi old price,” ucapnya. (eh)



• VIVAnews
READ MORE - Virus Lokal Bisa Dilawan Dengan Cepat

Monday, August 1, 2011

Serangan Anonymous di Indonesia Mulai Berhasil?

Screenshot pesan di Twitter

Jakarta - Kelompok hacker Anonymous sejak beberapa waktu lalu dikabarkan mulai menggelar operasinya di Indonesia. Benarkah operasi itu mulai membuahkan hasil?

Indikasi keberhasilan operasi itu disampaikan dalam sebuah dokumen online bertajuk 'Tea Party: The Appetizer'. Isi dokumen itu konon merupakan data yang dibobol dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Info akan adanya dokumen online itu disampaikan akun @anonyOpsIndo ke akun @detikinet di Twitter. Info serupa juga disampaikan pembaca lewat email yang diterima detikINET, Senin (1/8/2011).

Sesuai judulnya, dokumen ini disebut-sebut baru 'hidangan pembuka' saja. Sedangkan hidangan utamanya masih disimpan dan akan disajikan di kemudian hari.

Seperti kelompok LulzSec, kelompok Anonymous Operations Indonesia (AnonyOpsIndo) ini mengibaratkan diri sebagai pelaut di atas sebuah kapal. "Penumpang kapal ini, yang banyak di antaranya adalah orang Indonesia, ingin menyampaikan terima kasihnya pada #kominfo @tifsembiring @iwansumantri @patakaid #idsirtii," demikian tercantum dalam dokumen itu.

Nama orang dan lembaga yang disebut di situ dikatakan menyediakan bahan baku yang digunakan dalam meracik kue yang akan dihidangkan. Tentunya ini semacam sindiran pada lembaga dan orang-orang itu.

Aksi ini pun nampaknya masih akan diteruskan. Sesuai pesan yang tertera dalam dokumen itu: "Untuk kaffeklatch (duduk santai sambil minum kopi-red) berikutnya, kami akan menghidangkan penganan seperti #oplapindo #opprita dan #opnazarrudin! Siapkan peralatan makan Anda!"

Di bagian akhirnya dokumen itu, pelaku berpesan pada Menteri Kominfo Tifatul Sembiring agar melakukan filter pada server Kominfo sebelum memfilter internet.

Selain itu, pelaku yang membubuhkan tandatangan gerakan AntiSec itu mencoba menyampaikan pesan pada rakyat Indonesia bahwa mereka bukanlah musuh. "Kami bukan musuh Anda, kami bukan teroris, kami adalah Anda," sebut pesan itu.( wsh / wsh )


• detikInet
READ MORE - Serangan Anonymous di Indonesia Mulai Berhasil?

Wednesday, July 20, 2011

Dealgoing.com, Meta Commerce Indonesia Pertama Di Asia

Belanja kosmetik kini bisa online, melalui www.kosmetikcantik.com dari Mustika Ratu.

JAKARTA, KOMPAS.com – Berbelanja secara online sudah tidak asing di masa kini. Berbagai tawaran diskon dalam belanja online juga mulai digemari. Namun, banyaknya tawaran diskon membuat konsumen harus mengakses berbagai situs online. Kini, semua situs tersebut bisa diakses dari satu situs agregat, yakni Dealgoing.com.

Dealgoing.com merupakan e-business Indonesia yang Go-Global dan mengklaim sebagai agregat daily deals no. 1 di Asia. Peluncuran pertama dealdoing.com adalah Indonesia (Jakarta), disusul negara lainnya di Asia, yakni Malaysia, Singapura, Filipina, dan Korea.

“Dengan tingkat mobilitas yang tinggi, tentu saja para pengguna internet memiliki waktu yang semakin smepit untuk mencari-cari penawaran menarik. Dengan DealGoing.com, pengguna internet terutama para konsumen online, akan mendapatkan kemudahan karena semua informasi dapat dilihat dalm satu tampilan layar pembuka,” ujar Edward Kim, pendiri DealGoing.com dalam jumpa pers peluncuran DealGoing.com di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (19/7/2011).

DealGoing.com bersama mitra sosial commerce menyediakan informasi bagi pengunjung melalui RSS, XML, Advertising dengan dibangun oleh teknologi Cloud Server terbaru dari Microsoft. Dealgoing.com mengadopsi solusi Cloud Computing yang dikembangkan oleh PT. Infinys System Indonesia dengan nama CloudWin, yang menggunakan platform dari Microsoft.

“Untuk meta agregator seperti dealgoing.com, kami menggunakan CloudWin yang terbekali dengan Sistem Operasi Windows Server 2008 R2 yang diperkuat oleh SQL Server 2008 R2 untuk solusi database-nya,” ujar Dondy Bappedyanto, General Manager PT. Infinys System Indonesia.

Irvin Hutagalung, ISV and Enterpreneurship Program Manager Microsoft Indonesia yang juga hadir dalam acara ini mengatakan, untuk Microsoft, Cloud Computing saat ini adalah suatu keharusan. “Dulu toko online harus punya server seharga minimal Rp. 10 juta dengan pemakaian yang kadang tidak sesuai dengan harga. Sedangkan sekarang bisa menggunakan cloud dengan sistem on demand dan kontrak dengan jangka waktu pendek sesuai kebutuhan. Itu sebabnya kini Microsoft mengembangkan sistem cloud, salah satunya untuk membantu enterpreneur digital dalam hal pengelolaan database,” ujar Irvin.

Selain dari sisi teknologi, dari sisi layanan, dealgoing.com memiliki keunggulan dari segi fitur yakni menyediakan fitur-fitur berikut :

Kantong favorit (ada 4)
Voucher-voucher favorit dapat langsung dikumpulkan dalam Kantong Favorit sehingga dikemudian hari, pembeli dapat langsung menemukan voucvher pilihannya dengan mudah.

Peringkat voucher (ada 5 peringkat berdasarkan popularitas)
Dealgoing juga menyediakan inromasi mengenai voucher yang tersedia di semua social commerce berdasarkan lokasi, diskon, harga, dan informasi produk berdasarkan urutan popularitasnya. Pembeli tidak perlu mengecek berbagai situs social commerce satu per satu, karena segala informasinya sudah ada dan disajikan ringkas di dalam web ini.

Mengurutkan waktu pakai voucher (1 tempat)
Voucher-voucher yang dimiliki oleh pembeli dari berbagai social commerce, dapat diurutkan berdasarkan waktu pakai. Dengan demikian, pembeli akan lebih mudah melihat mana saja voucher yang waktu pakainya berdekatan atau yang masih panjang.

Mengatur semua voucher (1 tempat)

Dengan dealgoing.com, pembeli dapat melihat voucher-coucher mana yang sudah terpakai maupun belum. Fitur ini memudahkan pembeli untuk mengatur voucher yang dimiliki dari semua social commerce yang ada.


• KOMPAS
READ MORE - Dealgoing.com, Meta Commerce Indonesia Pertama Di Asia

Tifatul: Banyak Instansi Abai Serangan Hacker

"Masa ada situs lembaga yang passwordnya adalah 123. Ditempel pula di atas meja."

Ilustrasi hacker

VIVAnews - Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, mengatakan bahwa saat ini telah banyak serangan yang dilakukan aktivis peretas (hacktivist), terhadap situs resmi pemerintah. Kemenkominfo pun memperingatkan semua pihak untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya keamanan nasional akibat serangan dalam dunia maya.

"Saya menyayangkan sikap-sikap yang terlalu mengabaikan bahaya-bahaya serangan yang terjadi di dunia maya. Ini sudah merupakan masalah serius di seluruh dunia," kata Tifatul, dalam keterangan pers yang diterima VIVAnews.com, 20 Juli 2011.

Tifatul kemudian mencontohkan sejumlah serangan terhadap situs resmi yang ada di dunia. Misalnya, serangan terhadap situs resmi pemerintah Esthonia, Iran, Swiss, Malaysia, dan lembaga-lembaga seperti Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA), media Fox News, dan Google.

"Bahkan di dalam negeri, lembaga pemerintah situsnya pernah diserang. Seperti, Mabes Polri, Lemhanas, TNI, Pertamina, tidak luput pula situs Kemenkominfo," tutur Tifatul.

Tifatul kemudian menjelaskan, berdasarkan penelusuran Kemenkominfo, masih banyak lembaga dan kementerian negara yang belum membangun sistem keamanan komputer yang baik. Bahkan, cenderung mengabaikan aspek-aspek keamanan sistem informasi.

Padahal, menurut Tifatul, serangan para peretas dapat berskala luas tanpa batas. Lemahnya keamanan bisa mengakibatkan lumpuhnya sistem teknologi-informasi milik pemerintah dan lembaga negara. "Masa ada situs lembaga yang passwordnya adalah 123. Ditempel pula di atas meja," ujar Tifatul.



• VIVAnews
READ MORE - Tifatul: Banyak Instansi Abai Serangan Hacker

Tuesday, July 19, 2011

3 Juta Kali Situs Pemerintah Diserang

Tifatul Sembiring.

BANDUNG, KOMPAS.com — Hingga pertengahan 2011 ini sudah 3 juta kali situs pemerintah, termasuk Kementerian Komunikasi dan Informatika, diserang hacker. Walaupun serangan itu berhasil diblok oleh para ahli teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serangan intens itu membuktikan perlunya sistem pertahanan dan keamanan yang terus-menerus diperbarui.

Hal itu diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring saat membuka seminar nasional keamanan informasi di Bandung, Selasa (19/7/2011). Menurut Tifatul, jaringan komputer di Kemkominfo (Depkominfo.co.id) pernah lumpuh tiga pekan diserang hacker. Betapa bahayanya bila jaringan komunikasi tidak diamankan karena bisa melumpuhkan seluruh sistem informasi dan komunikasi di intansi itu.

"Kalau peralatan TIK tidak pakai pengaman sama dengan petinju yang bertarung tapi tangannya diborgol. Karena itu, kita harus paham virus dan antivirus yang harus terus di-update," ujar Tifatul di hadapan peserta yang sebagian besar adalah pegawai negeri sipil di bidang TIK. Bagi komunitas hacker, istilah penjahat komputer disebut cracker. Bedanya, hacker membuat sesuatu, sedangkan cracker menghancurkan atau merusaknya.

Perang di dunia maya atau cyber war sudah terjadi. Tahun 2006 Estonia pernah diserang hacker dari Rusia. Sasarannya adalah software yang terkait dengan jaringan listriknya. Akhirnya negara itu lumpuh karena listriknya padam dan untuk memperbaikinya butuh waktu hingga dua pekan. Selama dua pekan itu bank-bank pun tutup dan aktivitas ekonomi terganggu karena warga tidak bisa mengambil uang. Akhirnya, banyak orang lapar dan menjarah toko-toko.

Ini adalah realitas, serangan itu pernah dialami oleh Google, BBC, atau sistem jaringan pada reaktor nuklir Iran. Akibatnya, peluncuran reaktor itu harus ditunda setahun. Julian Paul Assange, pemilik WikiLeaks yang pernah mengambil informasi dari Kedubes AS, rekening banknya di Swiss pernah diserang hacker sehingga ia tidak bisa mencairkan uangnya.


• KOMPAS
READ MORE - 3 Juta Kali Situs Pemerintah Diserang

Saturday, July 16, 2011

Hati-hati, Penipuan Berkedok Pemesanan Tiket Konser

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah pesan berantai melaui pesan singkat BlackBerry Messenger (BBM) atau SMS terkait pembelian tiket murah, perlu diwaspadai.

Penipuan berkedok tiket murah itu dialami aktris muda Indonesia berinisial AN bersama rekannya sehingga mengalami kerugian Rp 5 juta.

"Awalnya memang kami sedang mencari tiket untuk konser Linkin Park melalui sebuah website tiket," terang A yang menghubungi Tribunnews, Sabtu(16/7/2011).

Menurutnya, setelah temanya mengutak-atik internet mencari tiket box Linkin Park, tiba-tiba dia mendapatkan sebuah pesan singkat yang berisikan "Saksikan LIVE Konser 'LINKIN PARK A THOUSAND SUN 2011'21/09/2011 di STADIUM Utama GBK.Info Pemesanan Ticket: www.parkticket.webs.com atau Hub (0812-8635-5767)"

"Setelah ada sms itu, akhirnya A langsung membuka situs tersebut sekaligus mengkontak nomor dibawahnya yang memberikan harga tiket sedikit lebih murah," tambah A.

Sejurus kemudian, A dan rekannya mendapatkan sms balasan mengenai harga tiket dan posisi duduk pada konser tersebut.

"Harga Ticket Konser LINKIN PARK di GBK: VVIP Rp 4.000.000, Festival Rp 1.200.000, Green Rp 1.000.000, Blue Rp 1.900.000, Yellow Rp 2.500.000, Orange Rp 550.000, Purple Rp 750.000 , Info Resmi Penjualan Ticket kunjungi Website kami di www.parkticket.webs.com Thx,"

Walhasil A dan rekannya langsung melakukan booking tiket dengan total transaksi mencapai Rp 5 juta dengan melakukan transaksi ke no rekening Bank BNI atas nama Eman Suherman No rekening 0222328508.

Berharap setelah beberapa waktu tiket yang pesannya melaui online bisa langsung diambil ternyata, hingga saat ini A dan rekannya tak menerima tiket yang dipesannya. Bahkan menjadi tak jelas keberadaannya.

"Begitu kami hubungi ke nomor HP yang ada, mereka malah berkelit dan tak mau mengembalikan uang kami, bahkan mereka langsung menutup no telp yang kami hubungi ketika kami tanya tentang alamat dan sponsor mereka," terang A.

Untuk itu, A dan rekannya hanya bisa berharap sang pelaku bisa mengembalikan uang yang mereka transfer tersebut.

"Kami bingung, mau lapornya soalnya kan alamat dan pelakunya ngak ada, jadi mau gimana pun saya juga Bingung," terangnya.

Untuk itu dirinya pun menghimbau untuk semua masyarakat agar berhati-hati dalam melakukan transaksi melalui dunia maya ataupun telepon.


• Tribunnews
READ MORE - Hati-hati, Penipuan Berkedok Pemesanan Tiket Konser

Monday, July 4, 2011

TDL-4, Virus Mahakuat yang Sedang Merajalela

thetechherald.com

TEMPO Interaktif
, Jakarta - Sebuah virus baru telah muncul di dunia maya. Dalam 3 bulan saja, program jahat itu sudah menginfeksi 4,5 juta komputer. Fakta yang paling gawat, virus itu tak bisa dihancurkan.

Virus baru itu termasuk kategori trojan. Pada kategori ini, virus tersebut seperti pencuri yang beroperasi di dalam komputer kita tanpa kita ketahui. Fungsinya, biasanya, adalah mencuri informasi penting, seperti password perbankan dan nomor kartu kredit.

Namanya TDL-4. “Ini merupakan ancaman paling kuat saat ini,” kata peneliti dari Kaspersky Lab, Sergey Golovanov. “Secara praktis, ia tak bisa dihancurkan.”

Namun, Joe Stewart, Direktur Riset Program Jahat di Dell SecureWorks, menilai sebaliknya. “Saya tidak akan mengatakan virus itu sungguh-sungguh tak bisa dihancurkan, tapi memang sulit dihancurkan,” ujarnya. “Virus itu sangat pintar mengelola dirinya sendiri.”

Golovanov dan Stewart mendasari pendapat mereka dari berbagai variasi ancaman TDL-4. Semuanya terdiri atas karakter yang sulit dideteksi, dihapus, atau dihancurkan.

Golovanov mengatakan TDL-4 menginfeksi MBR atau master boot record pada sebuah komputer. Ia bisa beroperasi sesaat sebelum sistem operasi bekerja.

Master boot record adalah sektor pertama--dikenal dengan nama sektor O--pada sebuah hard drive. Di sektor inilah kode TDL-4 disimpan, sehingga ia tak terdeteksi oleh sistem operasi dan antivirus.

Tapi, tak hanya itu senjata rahasia TDL-4. Senjata paling ampuhnya adalah kombinasi enkripsi paling maju dan penggunaan jaringan peer-to-peer (P2P) publik untuk mengirimkan instruksi kepada TDL-4 dari server pengontrolnya.

“Cara penggunaan peer-to-peer ini akan membuatnya sangat sulit ditangkap,” kata Roel Schouwenberg, peneliti senior di Kaspersky. “Pembuatnya tak ingin menjadi korban selanjutnya.”

Beberapa virus besar sebelumnya sudah mampu dikendalikan, seperti Conficker dan Coreflood. Robohnya kekuasaan Conficker dan Coreflood rupanya telah menginspirasi pembuat virus menciptakan cara terbaru mempertahankan virus mereka di dalam sistem komputer.

Para pembuat TDL-4 telah menciptakan algoritma enkripsinya sendiri. Lalu program jahat itu memakai nama domain dari server pengendali mereka sebagai kunci enkripsi.

TDL-4 juga memakai jaringan publik bagi 1 dari 2 saluran untuk berkomunikasi antara komputer terinfeksi dan server pengendali. Sebelumnya, virus yang berkomunikasi dengan server-nya telah berkomunikasi melalui jaringan tertutup yang mereka ciptakan.

Jadi, dengan 2 alternatif komunikasi, bila server pengendali diambil alih pihak berwajib, mereka masih memiliki alternatif kedua.

Berdasarkan data Kaspersky Lab, TDL-4, yang merupakan varian dari rootkit TDSS, telah menginfeksi lebih dari 4,5 juta komputer di seluruh dunia pada 3 bulan pertama 2011.
[DEDDY SINAGA | DIGITALTRENDS | COMPUTERWORLD]


• TEMPOInteraktif
READ MORE - TDL-4, Virus Mahakuat yang Sedang Merajalela

Wednesday, June 22, 2011

Internet Indonesia Waspadai Serangan Anonymous

Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Serangan cyber yang melanda Malaysia beberapa waktu lalu memaksa Indonesia untuk pasang kuda-kuda. Ancaman serupa dikhawatirkan terjadi di Tanah Air oleh grup hacker yang menamakan diri sebagai Anonymous.

Wakil Ketua Indonesia Security Incident Response Team On Internet Infrastructure (ID-SIRTII), M. Salahuddien pun mengaku bahwa pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada para penyelanggara jasa internet (ISP) agar waspada.

"Melihat apa yang terjadi di Malaysia jadi kita sudah ingatkan kepada para penyelenggara (ISP-red) agar waspada dengan meningkatkan keamanan," tukas pria yang biasa disapa Didin Pataka ini, dalam perbincangan santai dengan detikINET, Rabu (22/6/2011) malam.

Menurutnya, beberapa waktu sebelum Anonymous menyerbu Malaysia, Negeri jiran itu sempat mendapat kiriman spam alias email sampah dalam jumlah besar.

"Jadi trennya itu setelah serbuan spam, normal sebentar, baru serangan dilancarkan," tukas Didin.

Program jahat (malware) yang digunakan Anonymous juga diyakini tidak dibuat oleh grup hacker tersebut. Namun cuma dimodifikasi dari sumber yang sudah ada.

Sebelumnya, puluhan website milik pemerintah Malaysia dihajar dalam gelombang serangan cyber oleh hacker. Setidaknya 51 website menjadi target dan gangguan terjadi pada 41 website yang disasar.

Kejadian yang menyasar situs berakhiran .gov.my itu diumumkan langsung oleh otoritas Malaysian Communications and Multimedia Commission (MCMC).

Diduga kuat pelaku serangan adalah grup hacker Anonymous. Terlebih sebelumnya ada peringatan dari kelompok hacker yang sudah cukup tenar ini untuk menyerang website pemerintah setempat.

Anonymous mengancam akan menyerang karena tidak setuju dengan kebijakan sensor internet Malaysia. Sebelumnya, kelompok ini juga menyabotase beberapa website di Turki terkait alasan serupa.( ash / ash )


• detikInet
READ MORE - Internet Indonesia Waspadai Serangan Anonymous

Thursday, June 9, 2011

177 WNA Jadikan RI Basis Operasi Kejahatan Internet

Jakarta - 177 WNA asal China dan Taiwan ditangkap polisi Indonesia. Berdasarkan laporan kepolisian China dan Taiwan, mereka diduga kuat melakukan penipuan via internet (scamming). Indonesia menjadi basis operasi mereka sedang korbannya di China dan Taiwan.

"Kelompok penipu ini mengontrak rumah dan memasang saluran internet dengan broadband yang kapasitasnya besar sehingga dapat memasang beberapa saluran untuk melakukan hubungan telepon melalui internet dari Indonesia ke banyak korban di China, Taiwan, Filipina, dan Vietnam," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman pada detikcom, Jumat (10/6/2011).

177 Orang yang ditangkap itu terdiri dari 76 warga negara China dan 101 warga Taiwan. Mereka ditangkap di 15 wilayah Jaksel, Bekasi, Tangerang, Jakarta Barat, Jakarta Utara. Semalam mereka digiring ke kantor Imigrasi.

"Kelompok ini mengaku sebagai pejabat dan menakut-nakuti untuk meminta sejumlah uang kepada korbannya di negara-negara tersebut," jelas Sutarman.

Dalam penggerebekan serentak Kamis (9/6), polisi menyita sejumlah barang bukti yakni 121 telepon, puluhan laptop, handy talkie, paspor, 24 KTP China dan Taiwan, 28 kartu kredit Bank of China, uang tunai dalam bentuk dollar AS, rupiah, RMB 5.600 (mata uang India), 5 kamera, dan catatan telepon yang dituju.

"Polda Metro koordinasi dengan Bareskrim dan Interpol China serta Kedutaan China dan melakukan koordinasi dengan Imigrasi," tutur Sutarman.( mei / eno )


• detikInet
READ MORE - 177 WNA Jadikan RI Basis Operasi Kejahatan Internet

Tuesday, June 7, 2011

XL Jalankan Program Sekolah Cyber

Suasana Acara (Ist.)

Jakarta - Operator seluler kian giat membidik sekolah sebagai pasar potensial. Salah satunya dilakukan oleh XL Axiata East Region dengan menggandeng sekolah Mawar Sharon Surabaya untuk program CSR Cyber School.

Dipilihnya Mawar Sharon karena sekolah itu menggunakan teknologi SMS Gateway. Donasi teknologi ini diharapkan dapat bermanfaat untuk memperlancar komunikasi antar siswa, orang tua dan guru.

"Dengan adanya program cyber school ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan sekolah di samping siswa itu sendiri," ujar Manager Management Service East Area, Martono dalam rilis kepada detiksurabaya.com, Selasa (7/6/2011).

Dengan sistem ini, baik sekolah maupun orang tua murid dapat memonitor semua kegiatan anaknya selama di sekolah dengan hanya mengirim SMS ke server sekolah. Dengan cara itu semua informasi yang berkaitan dengan kegiatan sekolah anak atau siswa dapat diterima secara otomatis auto reply dari server tersebut.

Head of Operational Mawar Sharon, Rinnydjadi Guudralin mengatakan bahwa sekolahnya mengaplikasikan kurikulum Cambrigde sejak tingkat SD dan terlebih lagi tingkat SMA yang akan dimulai tahun ajaran 2012.

"Untuk tingkat tujuhnya sudah pula resmi sebagai test center Cambridge," ungkap Rinny.

Tidak hanya program cyber school, XL juga mengadakan program Komputer untuk Sekolah (KuS). Program ini berkesinambungan selama lima tahun berturut-turut di berbagai daerah.



XL Gandeng Sekolah untuk Program Cyber School

SURABAYA - Operator selular mulai bidik sekolah sebagai pasar potensial. PT XL Axiata Tbk East Region juga melakukan hal itu, dengan menggandeng sekolah Mawar Sharon Surabaya untuk program CSR Cyber School.

Dipilihnya Mawar Sharon karena sekolah itu satu-satunya sekolah yang menggunakan teknologi SMS Gateway. Donasi teknologi ini bermanfaat untuk memperlancar komunikasi antar siswa, orang tua dan guru.
"Dengan adanya program cyber school ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan sekolah disamping siswa itu sendiri," ujar Manager Management Service East Area, Martono dalam rilis kepada detiksurabaya.com, Selasa (7/6/2011).

Dengan sistem ini, baik sekolah maupun orang tua murid dapat memonitor semua kegiatan anaknya selama di sekolak dengan hanya mengirim SMS ke server sekolah. Dengan cara itu semua informasi yang berkaitan dengan kegiatan sekolah anak atau siswa dapat diterima secara otomatis auto reply dari server tersebut.

Head of Operational Mawar Sharon, Rinnydjadi Guudralin mengatakan bahwa bahwa sekolahnya mengaplikasikan kurikulum cambrigde sejak tingkat SD dan terlebih lagi tingkat SMA yang akan dimulai ajaran 2012.

"Untuk tingkat tujuhnya dan sudah pula resmi sebagai test center cambridge," ungkap Rinny.

Tidak hanya program cyber school, XL juga mengadakan program Komputer untuk Sekolah (KuS). Program ini berkesinambungan selama lima tahun berturut-turut di berbagai daerah.

Foto:
Martono menyerahkan donasi secara simbolik kepada Rinnydjadi Guudtralin. ( gik / ash )


• detikInet
READ MORE - XL Jalankan Program Sekolah Cyber

Blog Archive